Saturday, March 16, 2019

Ternyata Filipina Sudah Beberapa Kali Diusulkan Ganti Nama Jadi Maharlika | Pegawai Jalanan

Maharlika
Kita sering salah menuliskan nama negara Filipina, kadang kita tulis Philipina, kadang Philippina, kadang juga Phillipina. Presidennya sendiri kini mengusulkan nama Filipina diganti dengan Maharlika. Karena nama itu terdengar lebih pribumi, katanya.

Nama Philippina memang diambil dari penjajah yaitu raja Philip II dari Kerajaan Spanyol yang dulu menjajah Filipina. Raja Philip II sebenarnya tidak hanya menjajah Filipina tapi juga menguasai Portugal, sebagian Italia dan sebagian besar Belanda bahkan sampai sebagian Inggris pada sekitar tahun 1500-an.

Sedangkan Maharlika adalah kata yang berasal dari bahasa Melayu tepatnya bahasa Melayu Tagalog yang berakar pada bahasa Sansekerta yang mempunyai arti: bebas, merdeka, damai, sejahtera. pastinya penggunaan nama tersebut akan terlihat sangat nasionalis dan sangat menunjukan jadi diri negara filipina.

Ide mengganti Filipina menjadi Maharlika sebenarnya bukan sebuah hal baru, karena pergantian nama ini juga pernah diwacanakan oleh Presiden Ferdinand Marcos. Tapi sebelum hal itu terwujud ternyata Presiden Ferdinand Marcos telah lengser oleh people power yang mendesaknya segera angkat kaki dari kepemimpinan di filipina. Hal itu juga menandai berakhirnya orde baru yang otoriter di sana.

Presiden Duterte sendiri rasanya juga tidak sempat membidani nama baru itu, karena masa jabatannya tidak sampai setahun lagi. Di Filipina seorang presiden hanya boleh satu kali masa jabatan, yang sangat tidak memungkinkan untuk Duterte mencalonkan dirinya kembali di tahun berikutnya.
Tentu tidak mudah mengganti nama sebuah negara, karena tidak ada pemicu yang kuat, Kecuali alasan nasionalisme yang sudah di bicarakan tadi.

Beda dengan kasus Macedonia, yang waktu lalu berubah nama menjadi Macedonia Utara.
Alasannya sangat kuat yaitu dari pada rebutan nama yang berlarut-larut dan menghabiskan energi yang sangat besar serta tidak ada hasilnya bagi kedua belah pihak yang bertikai.
Penyebabnya adalah Macedonia bertetangga dengan Macedonia. Macedonia yang terakhir itu adalah nama propinsi paling utara di Yunani, mereka merasa lebih Macedonia dibanding negara Macedonia, pasti kalian bingungn begini penjelasannya.

Pertengkaran tidak ada habisnya sejak Macedonia merdeka menjadi sebuah negara, Kemerdekaan itu di dapat dari Yugoslavia. Dan akhirnya mereka pun menggunakan nama Macedonia sebagai sebuah negara yang baru merdeka. Masalahnya: Macedonia ingin segera menjadi anggota masyarakat Eropa agar cepat makmur seperti negara eropa yang lainnya serta ingin juga menjadi anggota negara NATO, akan tetapi selalu terganjal nama, karena selalu digugat oleh Macedonianya Yunani yang merupakan sebuah provinsi di negara Yunani.
Rakyat di Macedonia tetap bersikeras, karena mereka juga merasa berhak menggunakan nama negaranya Macedonia, justru yang di Yunani itu kan hanya sebuah propinsi begitu pendapat rakyat Macedonia.
Tapi akhirnya yang waras mengalah demi kemajuan negara. Rakyat Macedonia melakukan referendum akhir tahun lalu. Hasilnya adalah referendum dimenangkan oleh rakyat yang ingin ada perubahan nama negara, walaupun hanya menang tipis yaitu Menjadi Macedonia Utara.
Akan tetapi rakyat propinsi Macedonia masih belum bisa menerima, negara baru itu tidak boleh sama sekali menggunakan kata Macedonia, biar pun diberi tambahan Utara. Persoalan ini sampai dibawa ke parlemen Yunani. Akhirnya parlemen mengakui nama Macedonia Utara dan kelompok akal sehat memperoleh kemenangan.
Hasil gambar untuk Macedonia
Macedonia Utara

Kalau saja Filipina berubah menjadi Maharlika itu juga tidak baru. Myanmar dulu juga pernah bernama Burma walau pun akhirnya nama itu diganti menjadi nama Myanmar seperti yang kita kenal saat ini. 
Di Indonesia sendiri pernah juga ada yang mengusulkan jika nama Indonesia diubah menjadi Asia Raya mumpung belum ada yang menggunakan nama itu. Biar tidak berbau-bau Indo. Nama itu ditujukan agar tampak menjadi lebih gagah, dengan menyebut Negara Asia Raya. Akan tetapi wacana itu tidak pernah mendapat sambutan dan nama Indonesia sudah menjadi garis tangan yang sangat sulit untuk di ubah-ubah lagi. Kalau admin sendiri sih mengusulkan nama yang bagus untuk Indonesia, yaitu NUSANTARA. Karena nama itu bukan pemberian penjajah dana sli sudah ada sejak zaman kerajaan-kerajaan kuno yang pernah berkuasa di kepulauan Indonesia. 


Penulis : Admin Pegawai Jalanan
Penyunting : Admin Pegawai Jalanan

Sumber :
1). https://makassar.terkini.id/filipina-diusul-ganti-nama-jadi-maharlika/

0 komentar:

Post a Comment