Monday, December 23, 2019

Dandanan Yang Haram Bagi Muslimah | Pegawai Jalanan

ilustrasi

Tampil cantik, anggun, indah dan memesona adalah dambaan para wanita (muslimah). Berbagai macam cara ditempuh banyak wanita demi meraih predikat tersebut. Sebenarnya berhias sendiri merupakan perkara yang dibolehkan selama tidak melanggar aturan syar’i. Namun sayangnya banyak wanita muslimah yang tidak memperhatikan etika Islami ketika berhias. Bahkan dengan bangga berhias dengan cara jahiliyah. Na’udzu billahi min dzalik.


sebagai Wanita memang ingin selalu terlihat cantik menarik. Bahkan, memang dianjurkan untuk wanita berhias namun hanya dihadapan suaminya. ada beberapa dandanan yang haram bagi seorang muslimah. Seperti apa? Mari kita simak ulasannya berikut ini.

Berlebihan dalam Berhias

Berlebihan dalam menggunakan make up sangat tidak dianjurkan untuk wanita muslimah. Sekalipun untuk keperluan acara atau bahkan saat akad nikah. Bisa dibandingkan dengan Muslimah yang bermakeup sederhana dan natural dengan Muslimah yang menggunakan bulu mata palsu yang tebal, smokey eyes yang memberikan kesan seram dan bedak berlapis-lapis. Tentunya pria pun (calon suami kita) lebih menyenangi muslimah yang bermakeup santai namun tetap terlihat elegan dan anggun. Sesungguhnya perbuatan ini pun bisa dikatakan sebagai pemborosan.

“Dan sesungguhnya orang-orang yang berlebihan, mereka adalah penghuni neraka.”
(QS. Ghafir: 43).
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan.”
(QS. Al-Isra: 26-27).

Berdandan yang Mengundang Syahwat Laki-laki

Seperti apa dandanan yang mengundng syahwat para lelaki ? seperti berpakaian tertutup namun tipis sehingga membuat lekuk tubuh nya terlihat. mengunakan lipstik berlebihan dan membuat bibir  perempuan terlihat sexi sehingga membuat peria tergoda juga di larang.


Rasulullah bersabda'

“Wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berjalan melenggak lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapati aromanya. Padahal aroma surga bisa dicium dari jarak 500 tahun.” (HR Malik dalam Al Muwathatha’).


Mempercantik Diri dengan Membuka Aurat




wanita mempercantik dirinya namun sengaja membuka aurat yang seharusnya di tutupi.
maka cara tersebut haram hukumnya. Wanita Muslimah seharusnya menutupi auratnya. Karena setiap jengkal dari bagian tubuh seorang wanita adalah aurat, kecuali telapak tangan dan wajah.


Allah Swt berfirman (surah Al-ahzab:59)

''Hai nabi, katakan lah kepda istri-istri mu, anak-anak mu dan istri orang mukmin. Hendak lah mendekat kan jilbabnya keseluruh tubuh mereka yang demikian itu mudah di kenal  karena itu merek tidak di ganggu, dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang''.

Rasulullah pun bersabda dalam hadis yang di riwayatkan oleh Abu Daud.

''Asma binti Abu Bakar pernah menemui rasulullah SAW dengan mengunakan pakaian tipis, maka Rasulullah pun berpaliang darinya dan bersbda ''Wahai Asma sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (baligh) tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini. beliau menunjuk wajahnya dan telapak tangan nya.

Berdandan Menyerupai Laki-laki

Saat ini, banyak sekali kita jumpai wanita yang berpakaian layaknya seorang laki-laki. Bahkan, tampil benar-benar seperti laki-laki, begitupun sebaliknya. Dandanan seperti ini juga diharamkan bagi kaum Muslimah. Sebagaimana sabda berikut ini.

Rasulullah melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita yang berpakaian laki-laki.” (HR. Ahmad).

jikapun memang perlu mengunakan celana, pilihlah celana yang khusus untuk bagian dalam dan di luar nya tetap mengunakan rok.

Berdandan Seperti Wanita Kafir

Wanita Muslimah yang berdandan menyerupai wanita kafir disebut juga Tasyabuh,yaitu meniru dan mengikutinya. Tasyabbuh yang dilarang dalam Al-Quran dan As-Sunnah secara syar'i adalah menyerupai umat agama lain dalam segala bentuk dan sifatnya, baik dalam aqidah, peribadatan, kebudayaan, atau dalam pola tingkah laku yang menunjukkan ciri khas mereka.. Perilaku ini telah jelas-jelas dilarang oleh Allah SWT melalui sabda Rasulullah SAW.

Barang siapa yang menyerupai (tasyabuh) suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka. (HR Ahmad dan Abu Daud).

“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai (tasyabuh) selain kami.” (HR Tirmidzi).

PerilakuTasyabuh ini sangat terlihat jelas di jaman sekarang, dimana para artis non Muslim yang cukup dikenal telah dijadikan contoh baik dalam segi berpakaian, mapun perilaku. Naudzubillah.

Berdandan Layaknya Wanita Jahiliyah

Perilah larangan berdandan layaknya wanita jahiliyah, telah Allah SWT jelaskan dalam Al-Qur’an,
“Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita jahiliyah yang dahulu.” (QS Al Ahzab 33).
Di dalam tafsir Ibnu Katsir pun telah dijelaskan, bahwa keadaan wanita zaman dahulu saat berjalan selalu melenggak lenggok dengan langkah yang manja dan cukup perlaku wanita jahiliyah dilakukan oleh para wanita Muslimah.
Sementara itu, arti dari tabarruj menurut Ibu Katsir adalah sikap bekerudung namun tidak mengikatnya sehingga kalung dan anting yang dipakai tetap terlihat. Inilah mengapa dandanan yang meski menggunakan kerudung dilarang (jika tidak sesuai kaidah agama).

Mencabut Alis,Menyambung Rambut, Mentato, dan Mengubah Bentuk Anggota Tubuh

Sulam alis trending di kalangan wanita saat ini ,Tapi, cara mempercantik diri seperti ini bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Karena apapun cara yang diniatkan untuk memperindah sampai bisa mengubah bentuk asli ciptaan Allah hukumnya adalah haram. Naudzubillah.

“Telah dilaknat wanita yang mennyambung rambut dan minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis dan minta dicabut alisnya, wanita yang mentato dan minta untuk ditato, tanpa adanya penyakit.” (HR Daud bersanad shahih).

Menggunakan Parfum Semerbak di Luar Rumah

di dalam islam mengunakan parfun boleh saja jika hanya untuk menyenangkan suami. namun sekarang ini banyak wanita mengunakan parfum untuk kepentingan di luar rumah, dengan alasan agar tidak tercium bau badan nya. Justru mengunakan parfum berlebihan akan mengundang kaum pria yang bukan mahram nya menjadi tergoda.

“Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melewati suatu kaum supaya mereka mencium baunya, maka wanita itu telah berzina.” (HR.Ahmad).

Sudah jelas bukan bahwa berdandan dengan berlebihan hanya akan membuatmu melanggar aturan-aturan Allah, untuk itu taatilah perintah Allah dan berdoalah supaya hati tetap istiqomah di jalan-Nya. Dan Allah menjadikan kita wanita muslimah yang seutuhnya. semoga setelah membaca penjelasan di atas bisa menambah wawasan dan pengetahuan bermanfaat untuk para wanita muslimah sekalian.



Penyunting : elanurhiayah



0 komentar:

Post a Comment