Saturday, December 7, 2019

Mengenal 7 Pengikut Dajjal di Akhir Zaman | Pegawai Jalanan

dajjal


tahu kah kalian sahabat muslim ,bahwa pada akhir zaman ditandai dengan kemunculan Dajjal. Dalam hadits banyak tercantum dengan jelas akan bahaya makhluk ini. Bahkan, setiap Nabi pun pasti memperingatkan umat muslim untuk waspada agar tidak termakan fitnahnya.

Supaya umat Islam bisa terhindar dari fitnahnya di antaranya adalah melalui jalur ilmu. Dengan mengetahui siapa pengikut Dajjal di akhir zaman, agar umat muslim bisa menyiapkan kewaspadaan sejak dini untuk tidak menjadi bagian dari pengikutnya.
Dalam buku “al-Mausū’ah fī al-Fitan wa al-Malāhim wa Asyrāti as-Sā’ah” (2006: 721-727), Dr. Muhammad Ahmad al-Mubayyadh –berdasarkan nash yang ada—ada tuju pengikut Dajjal di akhir zaman.



Orang Yahudi

Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa kelak Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Ashbahan yang sekarang masuk di wilayah Iran yang memakai baju tebal berjahit (HR. Muslim).
Hadits ini bukan menunjukkan pembatasan jumlah, namun terkait betapa banyaknya pengikut Dajjal. Jika di Ashbahan saja pengikutnya sebanyak itu, apalagi di wilayah-wilayah lainnya. Terlebih, Dajjal diberikan kemampuan yang luar biasa untuk berkeliling dunia dalam waktu yang sangat cepat, terkecuali:di kota Mekah dan Madinah yang setiap pintu nya dijaga oleh malaikat sehingga dajjal tidak bisa memasuki kota suci tersebeut.

kelompok-kelompok menyempal dan khawarij


kelompok-kelompok menyempal dan khawarij. Menurut riwayat Ibnu Majah, Nabi bersabda bahwa akan tumbuh pemuda yang fasih baca al-Qur`an tapi hanya sampai kerongkongan. Setiap kali sekelompok dari mereka muncul, maka pantas dihancurkan. Kemunculannya lebih dari dua puluh kali hingga sampai kedatangan Dajjal.
Dari hadits tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa salah satu pengikut Dajjal adalah Khawarij. Sebuah gambaran umum bagi orang-orang yang dungu dengan agama, tidak mengetahui dengan baik ajaran-ajaran Islam yang benar, memahami Islam dari lahiriahnya saja, gampang mengkafirkan orang tanpa dasar ilmu dan lain sebagainya yang menggambarkan kepandiran mereka. Orang seperti ini kelak akan menjadi pengikut setia Dajjal.

para bid’ah dan kesesatan


Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar sabda Nabi bahwa setiap umat ada Majusinya, sementara Majusi umat ini adalah mereka yang tidak percaya takdir. Kalau berjumpa dengan orang semacam ini, Nabi Shallallahu ‘alaihim melarang untuk menghadiri jenazahnya dan dilarang membesuk mereka di kala sakit karena mereka adalah pengikut Dajjal (HR. Abu Dawud). Hadits ini menggambarkan secara implisit bahwa kelak pengikut Dajjal adalah orang-orang yang suka melakukan bid’ah (baik secara akidah maupun ibadah) dan suka mengerjakan kesesatan.

para wanita

Kelak di akhir zaman –berdasarkan riwayat Ahmad—kebanyakan yang terpengaruh dengan fitnah Dajjal adalah para wanita. Sampai-sampai, ada orang yang mengikat istri, ibu, putrid dan saudara perempuannya agar tidak keluar rumah, termakan fitnah Dajjal. Hadits ini sama sekali bukan bermaksud merendahkan wanita. Menurut Dr. Mubayyadh, banyak di kalangan wanita yang mengikuti Dajjal karena gampang tergoda dengan syahwat dunia, dan tidak begitu mengedepankan akalnya sebagaimana laki-laki.  Sementara itu, fitnah Dajjal yang begitu menggoda –di saat kondisi dunia kala itu begitu memprihatinkan– misalnya api diperlihatkan menjadi air, sebaliknya air diperlihatkan bagai api dan berbagai fitnah lainnya sangat sulit dilawan jika tak berbenteng keimanan.

setan

Dalam hadits riwayat Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhu, disebutkan sabda Nabi bahwa di laut ada setan-setan yang dipenjara oleh Nabi Sulaiman Radhiyallahu ‘anhu yang kelak akan keluar membacakan sesuatu kepada manusia.., (HR. Muslim) Kemungkinan keluarnya setan-setan ini adalah menjelang atau saat Dajjal muncul. Dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa kelak setan-setan akan berjalan di bagian depan Dajjal yang meneyarukan fitnahnya di berbagai negeri dan kota yang dimasuki Dajjal.

tukang sihir

Berdasarkan penelitian Dr. Mubayyadh, di sebagian riwayat ada yang menunjukkan bahwa tukang sihir (dukun dan semacamnya) kelak menjadi pengikut Dajjal. Mereka berjalan di depan Dajjal dengan kebohongan dan kedustaan yang dibuat-buat untuk menyebarkan fitnah Dajjal.

para pengikut hawa nafsu

Pengikut Dajjal yang lain adalah mereka yang tahu bahwa Dajjal itu  dusta, namun mereka tak kuat bersabar menahan fitnahnya akibatnya termakan juga. Abu Nu’aim meriwayatkan dari Ubaid bin Umar al-Laitsi bahwa ketika Dajjal keluar, salah satu yang mengikutinya adalah orang-orang yang mengetahui bahwa Dajjal adalah kafir tapi mereka tetap ikut karena ingin memakan makanannya serta kebutuhan lainnya. Ketika murka Allah turun, maka mereka juga terkena imbasnya.

itu lah ketujuh ciri-ciri orang pengikut Dajjal pada akhir zaman, setidaknya umat Islam bisa waspada sejak sekarang dengan tidak latah terhadap orang-orang Yahudi yang konon sekarang menguasai dunia, tidak ikut-ikutan dengan sekte menyimpang seperti khawarij dan semacamnya, tadak melakukan bid’ah serta kesesatan, bagi wanita juga mempersiapkan diri dari berbagai fitnah yang bisa menggelincir kita dan bagi orang tuadari sekarang kita tanam kan pendidikan agama terutama untuk anak putrinya agar tak gampang termakan fitnah, demikian juga menjauhkan diri dari langkah-langkah seten, tukang sihir dan hawa nafsu.

Penyunting : elanurhidayah




Sumber (2) :  Cholis Akbar

0 komentar:

Post a Comment