Friday, March 1, 2019

Apakah Bangsa Indonesia, Malaysia, dan Brunei Yang Akan Menjadi Panji Hitam Dari Timur? I Pegawai Jalanan

Dulu rasanya mustahil jika berfikiran pasukan Islam dari timur itu adalah Indonesia, karena mayoritas pemuda muslim indonesia ahlaknya menghawatirkan. Akan tetapi kejadian belakangan ini seolah Allah sedang mendidik umat islam Indonesia dengan cepat, banyak muslim yang asalnya tidak peduli akan perjuangan Islam tiba-tiba mejadi bersemangat. akankah kesuksesan aksi damai 212 (sukses dalam membangkitkan semangat ke-islam-an) adalah tanda awal kebangkitan umat islam indonesia? Jika aksi ini berlanjut dengan penuhnya masjid-masjid dengan *shalat subuh berjamaah* atau yang lebih dikenal dengan subuh akbar yang semakin meluas aksinya di seluruh kota di Indonesia dan bahkan Malaysia pun pernah melakukan aksi turun kejalanan dengan jumlah massa yang sangat banyak dan itu semua dilakukan dengan damai tanpa ada kericuhan sedikitpun. 

Gambar terkait
Subuh Akbar Masjid Mujahidin Pontianak

Hal ini membuat kita memiliki keyakinan jika Islam mengalami kebangkitan dari arah timur, negeri timur yang menjadi penjaya Islam itu bisa jadi adalah Indonesia dan Malaysia.  Karena sekarang negeri timur tersebut pilihannya tinggal Pakistan atau Afghanistan dan Nusantara (Indonesia, Malaysia dan Brunei).  Berikut ini bebrapa hadits yang berhubungan dengan pasukan atau panji hitam dari timur yang sudah kami kumpulkan.
Hasil gambar untuk Aksi 212
 Massa Aksi Damai 212 Jakarta


Hadits Tentang Panji Hitam Dari Timur
  1. Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ishaq Al Washithi An Naqid; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ishaq dari Yazid bin Hayyan; aku mendengar Abu Mijlaz menceritakan dari Ibnu Abbas, ia berkata; "Sesungguhnya panji Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwarna hitam dan benderanya berwarna putih."- sunan Ibn Majah 2808
  2. Kata sahabat RA, "Al-Mahdi berserta tentara-nya akan muncul daripada Timur. Sekiranya gunung menjadi penghalang (perjalanan) mereka, nescaya gunung itu akan (mereka pukul sehingga) hancur rata menjadi jalan mereka."Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Akan datang Panji-panji Hitam dari Timur, seolah-olah hati mereka adalah kepingan-kepingan besi. Sesiapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbaiatlah kepada mereka, sekalipun terpaksa merangkak di atas salji." (Al-Hafiz Abu Nuaim)
  3. Kata Sayidina Ali KMW, "Maka Allah Azza wa Jalla menghimpunkan sahabat-sahabatnya (tentera al-Mahdi yang dipanggil Ikhwan) seramai tentera-tentera Badar dan seramai tentera Talut, yaitu 313 orang lelaki, seolah-olah mereka itu singa-singa jantan yang keluar dari hutan. Hati mereka itu ibarat kepingan-kepingan besi. Kalau mereka berkehendak untuk memindahkan gunung, niscaya akan mereka lakukan. Pakaian mereka sejenis dan seolah-olah mereka itu dari satu ibu dan satu ayah."
  4. Dari Ibnu Umar RA katanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya oleh para sahabat RA, "Apakah ada orang yang beriman kepadamu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu dan membenarkan ajaranmu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu?" Baginda shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Mereka itu adalah Ikhwanku dan mereka bersama-samaku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku." (diulang 3 kali). (Muslim)
  5. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ada menyebutkan mengenai Ikhwan ini yang maknanya kira-kira begini: "Apabila azan sang muazin, berserulah dia, 'Asyhaduan Lailahaillallah', (ketika itu) bergoncanglah syurga. Sangatlah rindunya para bidadari dan bertambah-tambah rindunya lagi mereka akan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Begitu juga segala mahligai syurga dan segala bilik peraduannya (bergoncang-goncang kerana) amat rindu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam itu pula, selain rindunya yang bersangatan kepada syurga, juga tersangat rindu kepada suatu toifah dari kalangan umatnya yang akan keluar pada akhir zaman nanti. Mereka itu berakhlak dengan akhlak nabi-nabi dan mengambil perjalanan yang ditempuh oleh para siddiqin. Mereka ini adalah ghuraba(orang-orang asing) di kalangan umum mukminin."
Gambar terkait
Konstantinopel Sudah Terwujud

Firman Allah SWT yang artinya: “Dan masa (kejayaan/ kekuasaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (sebagai iktibar/ pengajaran)” (Ali Imran: 140)

Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: “Akan terjadi di akhir zaman Islam muncul dari bumi sebelah Timur.” (tersebut di dalam Kitab Sababul Inhithat Al Muslimin oleh Sayid Hasan Ali An Nadwi) 

Berdasarkan ayat di atas, jelas bahwa Allah menggilirkan kejayaan dan kejatuhan suatu bangsa dari dulu hingga kini. 

As-Syahid Hasan Al-Banna pernah mengatakan; “Kepemimpinan dunia dipegang secara bergilir oleh orang dari Timur dan orang Barat.” 

Sejarah telah membuktikan, kejayaan sesuatu bangsa dipergilirkan antara Timur dan Barat, bermula dari bangsa Qibti (Timur), bangsa Yunani (Barat), bangsa Farsi (Timur), Bangsa Romawi (Barat), kemudian bangsa Arab (Timur), dan kini Amerika (Barat) yang sedang menurun pengaruh kekuasaannya hari demi hari. Jika diikuti susunan timur-barat ini, giliran bangsa yang bakal menguasai dunia kini adalah bangsa dari Timur. 

Hasil gambar untuk Panji Hitam
 Ilusterasi

Telah mengeluarkan Tabrani dalam Al-Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Pemuda dari Bani Tamim itu, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang bendera Al-Mahdi”. (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti). 

Timur manakah ? Dalam dunia Islam ada dua Timur, yaitu TimurTengah dan Timur jauh (Asia Tenggara). Bila diukur dari segi peluang, kewibawaan dan pengamalan Islam, Timur jauh mengatasi Timur Tengah.  Besar kemungkinan Timur yang dimaksud dalam hadist adalah Timur jauh (Asia Tenggara). Di Timur jauh satu bangsa yang menonjol pengamalan Islamnya dan belum pernah menjadi empire dunia adalah bangsa Melayu (nusantara) yang meliputi terutama Indonesia dan Malaysia, Brunei, Selatan Thailand, dan Mindanao. 

Hasil gambar untuk Panji Hitam
 Bendera Rasulullah

Guru Besar Universitas Al Azhar Kairo, Prof. DR. Syeikh Abdul Hayyi Al-Farmawi, menegaskan bahwa kebangkitan Islam di masa depan akan dimulai di Indonesia. Beberapa tokoh dan penulis dunia di antaranya : Malik bin Nabi (penulis Perancis), Dr. Abdus Sallam Harras (Univ. Qarawiyyun Maroko), Judith Nagata (penulis Amerika), Mahmud Bajahji (mantan PM Irak) juga meyakini bahwa kebangkitan Islam akan bermula dari Asia Tenggara, dengan tulang punggungnya Indonesia dan Malaysia.

Kenyataannya Kesultanan Brunai Darussalam, 20 Oktober 2013 yang lalu telah Berani Memproklamasikan Syariat Islam menjadi salah satu Undang-Undang Negaranya. Semoga negara-negara lainnya akan segera menyusul. Insya Allah. Artikel ini hanya pandangan pribadi penulis, bisa saja salah atau malah benar. Wallahualam bisawab.

Penulis  : Admin Pegawai Muslim
Sumber : Dari barbagai sumber


0 komentar:

Post a Comment