Tuesday, June 25, 2019

Kenapa Muslimin Balkan dan Eropa Timur Bergabung Dengan Hitler Melawan Rusia | Pegawai Jalanan

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar Nazi? mungkin yang pertama disebut adalah Adolf Hitler.Tapi yang akan dijelaskan pada pembahasan kali ini adalah sebuah Divisi yang terdiri dari orang orang Muslim Bosnia yang bukan merupakan orang German alias non-German.
seorang Mufti bernama Mohammad Amin al-Husayni menyambut sukarelawan Bosnia yang akan ikut serta dalam perang
Rencana ini sudah disetujui oleh Adolf Hitler sendiri,atas usulan dari Heinrich Himmler yang menganggap ada kepentingan bersama antara Umat Islam dan jerman, Jerman ingin ekspansi militernya untuk kuasai Rusia, sedangkan Umat islam memanfaatkan kekuatan Jerman untuk bertempur bersama melawan Soviet untuk melepaskan dominasi  dari cengkraman komunisme Stalin – Uni Soviet, dan point penting yang dilihat  Hitler adalah ia melihat semangat bertempurnya umat Islam yang luar biasa, karena Islam menciptakan pejuang yang tanpa takut karena Islam menjanjikan bahwa tewas dalam perang di jalan Allah adalah jalan menuju surga.
Pada April 1943,seorang Mufti Palestina dipanggil untuk membantu seleksi pasukan dan mengatur untuk masuk kedalam unit khusus Waffen-SS.
Prajurit “calon Handschar” yang sedang sholat di tempat pelatihan mereka,Neuhammer tahun194
Akhirnya setelah rekruitmen selesai, didapati sekitar 60% adalah Muslim dan sisanya adalah orang German yang menetap di Bosnia yang terhitung ada sebanyak 23,200 Muslim dan 2,800 orang katolik Kroasia.Dan, setiap divisi memiliki imam muslim di setiap batalion.
Pada tanggal 9 Oktober,barulah nama mereka ditetapkan sebagai  Waffen-Gebirgsdivision der SS”Handschar” Division..Dan pada 15 February 1944 selesailah latihan mereka di Neuhammer dan siap kembali ke NDH alias Bosnia-Kroasia.
Tujuan utama dibentuknya divisi ini adalah mengamankan wilayah seluas 6000 Km2 disekitar bosnia dan Kroasia yang menjadi “wilayah Aman” dan melakukan operasi operasi khusus yang sebagian besar adalah pembersihan pro sekutu-Soviet di cakupan wilayah aman tersebut.

Salah satu Operasi Anti-Partisan (pro sekutu-soviet) pada tahun 1943 adalah Operasi Wegweiser yaitu operasi pembersihan (Pro sekutu-soviet)  sekaligus operasi pertama handschar division yang terbilang cukup sukses dalam membersihkan wilayah Syrnia.Terhitung 573 anti-partisan tewas dan 82 lainya ditangkap.
Singkat cerita,pada akhir perang tahun 1944-1945 divisi ini bertempur melawan pasukan Rusia dan Bulgaria yang sudah merangsek masuk jauh menuju jerman.Hingga pihak Jerman alami kekalahan, sehingga para prajurit yang tersisa di divisi ini  banyak yang berusaha kembali ke bosnia,maupun menuju kearah barat tapi tertangkap oleh pasukan Inggris dan Amerika , dan sebagiannya  mendekam dipenjara Rusia yang  lebih kejam dan pada akhirnya mereka akan menjadi pekerja paksa ditengah dinginnya cuaca Siberia dan alami penyiksaan oleh para sipir penjara Siberia yang terkenal kejam. Diakhir perang , dari divisi ini sekitar 38 perwira diekstradisi ke Yugoslavia untuk menjalani pengadilan dan 10 diantaranya dieksekusi mati!
Karena kalah perang saat itu, dampaknya merembet  juga kepada masyarakat muslim , termasuk Chechnya,Bosnia, Dan berbagai negeri muslim lainnya di balkan maupun eropa timur yang masih dibawah kendali Soviet,   banyak rakyat yang diusir dari tanah airnya menuju ke Rusia Bagian Asia-Siberia, jutaan rakyat muslim banyak yang meninggal di penjara Siberia maupun meninggal dalam perjalanan.
Muslim di negara terjajah seperti Bosnia, Chenchnya tidak ada pilihan lain selain bergabung dengan NAZI demi melawan unisoviet yang sangat kejam. Tapi memang Tuhan sedang menguji mereka karena kekalahan Jerman pada perang dunia kedua yang mengakibatkan pasukan muslim juga ikut mengalami kekalahan dalam peperangan yang tidak seimbang melawan Sekutu dan Unisoviet. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita terhadap sejarah dunia yang pastinya dapat menjadi pelajaran bagi kita sebagai generasi berikutnya, agar terhindar dari peperangan yang pastinya sangat mengerikan.

Penyunting : Admin PJ



5 Hal ini Jadi Alasan Kenapa Hitler Sangat Membenci Orang Yahudi | Pegawai Jalanan

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang membenci Yahudi melebihi Hitler. Dan tidak seperti kita yang jika benci seseorang mungkin hanya akan diam dan menghindar, Hitler merealisasikan kebenciannya dengan cara yang maha ekstrem. Lewat Holocaust, sang pemimpin Nazi ini membunuh setidaknya 5 juta orang Yahudi. Ya, 5 juta manusia yang setara dengan orang se-kabupaten.
Hitler sedang menyapa pasukannya
Tentu ada alasan kenapa Hitler begitu benci dengan Yahudi, dan alasan tersebut pastilah bukanlah sesuatu yang remeh. Menurut sejarawan, sejak kecil Hitler memang sudah sangat anti dengan Yahudi. Kemudian rasa ketidaksukaannya ini tumbuh dan berkembang seiring dengan segala kesuksesan yang didapatkannya. Hingga ketika di puncak, akhirnya sang diktator ini meluapkan kebenciannya dengan membantai jutaan Yahudi, yang mungkin salah satunya adalah orangtua dari sang mantan pacar semasa ABG-nya yang juga Yahudi.
Secara terperinci, berikut adalah alasan-alasan kenapa Hitler begitu benci dengan Yahudi, sampai-sampai harus dengan membantai jutaan dari mereka.

1. Rasa Benci Hitler Terhadap Yahudi Tercipta Sejak Kecil

Sebagian orang Eropa zaman dulu percaya jika Yahudi adalah sumber kekacauan. Entah siapa yang pertama memulai anggapan ini, namun gara-gara itu mulailah lahir sikap anti Yahudi. Bahkan Black Death si wabah penyakit mematikan itu juga ada yang menganggapnya sebagai ulah Yahudi. Hitler rupanya juga percaya akan hal tersebut.
Hitler saat masih anak-anak
Sejak kecil Hitler mendapatkan doktrin tentang Yahudi yang jahat. Keyakinan Hitler akan hal tersebut juga makin bertambah ketika ia mengalami banyak pengalaman buruk yang berhubungan dengan orang-orang Yahudi. Misalnya neneknya yang mati ketika dirawat seorang dokter Yahudi, atau ibunya yang harus bekerja di rumah orang-orang kaya Yahudi. Dari semua pengalaman dan anggapan buruk ini, sikap anti Yahudi Hitler pun terpupuk sempurna.

2. Hitler Benci Yahudi Karena Mereka Kaya

Ketika masih belum meroket sebagai pemimpin tunggal Nazi, Hitler harus melewati banyak fase hidup yang suram. Salah satunya adalah berjibaku dengan kemiskinan. Hitler pernah harus bersusah payah hanya untuk hidup normal. Di waktu yang sama ia mendapati realita kalau banyak orang Yahudi yang hidup enak tanpa bekerja keras.
Pengusiran orang yahudi oleh tentara NAZI
Kala itu orang-orang Yahudi Jerman memang menguasai banyak sektor ekonomi yang penting. Alhasil, secara finansial mereka sangat mapan. Hitler tidak menyukai ini. Di samping ia juga melihat ketimpangan yang benar-benar miris. Makin benci lah sang calon Fuhrer ini kepada Yahudi.

3. Hitler Sangat Percaya Konspirasi Yahudi

Pasti pernah dengar kan soal konspirasi Yahudi? Ya, ini adalah tentang anggapan jika di masa depan nanti Yahudi akan mendominasi dunia dan mengontrol apa yang ada di dalamnya. Entah benar atau tidak, hal ini masih jadi abu-abu sampai hari ini. Namun, Hitler sangat percaya jika yang akan terjadi memang seperti itu.
Konspirasi Zionis 
Makanya, untuk bisa mencegah Yahudi menjalankan misi New World Order mereka, Hitler pun melakukan Holocaust. Membantai Yahudi sebanyak mungkin sehingga mereka tak punya cukup massa untuk menyongsong agenda tatanan dunia baru. Pengikut Hitler pun banyak yang beranggapan sama dengan sang pemimpin. Dan ini pula yang turut memuluskan rencana Holocaust yang ngeri itu.

4. Hitler Menganggap Kekalahan Jerman di Perang Dunia I Karena Yahudi

Perang Dunia Pertama Hitler belumlah melejit, tapi ia turut ambil bagian dalam perang global pertama itu. Jerman dalam perang ini kalah telak. Bahkan mereka diduga sampai hutang puluhan ribu ton emas. Kekalahan ini sendiri disebabkan oleh banyak hal. Tapi, lagi-lagi Hitler berkeyakinan jika alasan kenapa Jerman dipermalukan adalah karena orang-orang Yahudi.
Pasukan NAZI
Menurut Hitler, orang Yahudi bagaikan sebuah parasit yang merongrong Jerman dari dalam dan kemudian membuatnya lemah sehingga mudah dikalahkan. Jerman sebelumnya sangat kuat, tapi Yahudi-lah yang membuat negara ini lemah. Soal Hitler yang menyalahkan Yahudi atas kekalahan Jerman termuat dalam buku berjudul berjudul How World War One Led To the Holocaust.

5. Bangsa Aryan Lebih Mulia Daripada Yahudi

Dalam sebuah buku berjudul Protocol of The Elders of Zion yang menjadi handbook orang-orang Yahudi, dikatakan jika bangsa paling bermartabat di dunia adalah Yahudi. Mengetahui ini tentu saja Hitler menolaknya mentah-mentah. Menurutnya, bangsa terbaik di dunia adalah Aryan.
Hitler dengan pose selfienya
Aryan atau ras murni Jerman di mata Hitler adalah bangsa yang berkedudukan paling tinggi di muka Bumi. Yahudi adalah rendahan yang tak lebih terhormat dari serangga dan mereka harus dimusnahkan agar tidak jadi benalu. Tak hanya soal anggapan lebih mulia, Hitler juga mengobarkan race purity atau kemurnian ras di Jerman. Konsekuensinya, non Aryan harus dienyahkan, terutama orang-orang Yahudi.
Inilah alasan-alasan mendasar kenapa Hitler begitu benci Yahudi hingga akhirnya membantai jutaan di antaranya. Holocaust sendiri konon bukanlah hal terburuk yang bisa dilakukan Hitler. Seumpama Nazi menang di Perang Dunia II, mereka pasti sudah melancarkan agenda pemusnahan total Yahudi di seluruh dunia.
Akan tetapi benar tidaknya hitler sejahat itu membunuh katanya sampai 5 juta orang yahudi hanya Tuhanlah yang tahu, karena dalam sejarah kita pasti pernah mendengar kalimat "Pemenang peranglah yang menulis sejarah". Bisa saja barat menulis sejarah yang hanya menguntungkan mereka saja. 
Penyunting : Admin PJ
Sumber Literasi : https://www.boombastis.com/kenapa-hitler-benci-yahudi/71007

Ternyata Ada Sosok Muslim di Balik Lahirnya Platform Youtube | Pegawai Jalanan

Jawed Karim and Family

Dua puluh tahun lalu, anak-anak apabila ditanya tentang apa cita-cita yang hendak ia capai ketika telah dewasa, barangkali jawabannya berkisar jadi insinyur atau dokter. Hari ini, jika pertanyaan itu kembali dilempar kepada anak-anak yang sudah terpapar teknologi dan internet, barangkali mereka akan menjawab akan menjadi seorang YouTuber, seperti Pewdiepie, Raditya Dika, YtCrash, Calon Sarjana, Cak Lojong dan lain sebagainya.

Perumpamaan ini menggambarkan bagaimana teknologi telah mengubah kerangka berpikir sebuah generasi dalam masyarakat modern. YouTube sebagai salah satu situsweb tak terpisahkan dari hasil kebudayaan massa kini yang punya kemampuan untuk membentuk opini dan menjadi mesin uang bagi seseorang. 

YouTube telah menjadi fenomena penggunanya dan menghasilkan kekayaan dari situsweb yang memiliki moto awal “Broadcast Yourself”. Pada mulanya tiga pendiri YouTube yaitu Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim, pesimistis situs yang mereka buat awal 2005 lalu akan menjadi besar seperti sekarang. 

Saat itu, YouTube sebagai situs independen mereka promosikan lewat email dan berharap teman-teman dekat akan menggunakan lantas menyebarluaskan situs mereka. Akhirnya, kesuksesan itu datang saat Google membeli situs ini dengan nilai $1,65 miliar atau sekitar Rp23,76 triliun. 

Kisah tentang kesuksesan Chad Hurley dan Steve Chen sebagai dua orang pendiri YouTube banyak diingat serta diceritakan orang. Namun, kisah hidup Jawed Karim, sosok muslim dan sebagai orang ketiga pendiri situs tayangan video ini seakan terlupakan karena lebih banyak di balik layar. 

Kiri ke kanan Steve Chen, Chad Hurley dan Jawed Karim

Ketiganya adalah teman yang bertemu untuk kemudian memiliki visi yang sama membangun sebuah situs baru. Konsep awal start up ini sangat sederhana, ingin menyediakan jasa layanan unggah video untuk dibagikan secara digital dan bisa berfungsi untuk berbagi pengalaman dan ilmu. 

Jawed Karim memang berbeda dengan Chad Hurley dan Steve Chen yang belakangan memang dikenal sebagai sosok-sosok deretan start up yang sukses. Jawed lahir di Merseburg, Jerman Timur pada 1 Januari 1979. Ia bersama keluarganya yang berdarah Bangladesh berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1922. Jawed memang dikenal kurang menyukai spotlight, ia lebih fokus pada kerja-kerja teknis koding dan komputerisasi sehingga ia jarang tampil di publik. 

Bagaimana ceritanya sehingga ia bisa menjadi salah satu pendiri YouTube? 

Ayah Jawed, Naimul Karim bekerja sebagai peneliti di 3M sementara ibunya Christine Karim adalah seorang ilmuan dalam bidang kimia biologis dari Universitas Minnesota. Jawed muda memulai sekolah di Central High School di Saint Paul Minnesota lantas belajar Computer Science di University of Illinois. Di Illinois Jawed tidak menyelesaikan kuliahnya karena ingin fokus bekerja dengan Paypal. Di perusahaan inilah ia kemudian berjumpa dengan Chad Hurley dan Steve Chen. Mereka lantas mendirikan YouTube dan mengunggah video pertamanya berjudul “Me at the zoo” pada 23 April 2005. 

Jawed menyebut bahwa ia terinspirasi dari sebuah artikel di Wired Magazine yang ditulis oleh Clive Thompson. Ada sekitar 800 ribu orang yang menonton tayangan televisi AS yang dibawakan oleh komedian Jon Stewart. Lalu muncul ide bagaimana tayangan itu bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja. Orang punya kecenderungan untuk ingin segera berbagi momen, seperti insiden baju sobek di Super Bowl Amerika yang ditonton dan diperbincangkan jutaan orang.
Jawed Karim Muda

Jawed menyebut membangun YouTube dari nol tentu tidak mudah. Pada 2005 sharing culture terutama video masih belum sebesar hari ini sekalipun di AS. Sebagai ilustrasi, siapa sih yang mau menonton orang jalan-jalan di kebun binatang saat melihat gajah? Siapa yang mau membagi ruang privatnya untuk ditonton banyak orang? 

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini yang membuat Jawed Karim, Steve Chen, dan Chad Hurley pusing untuk mempromosikan produk mereka. Saat promosi YouTube, Jawed pernah menawarkan hadiah 100 dolar untuk perempuan yang berpenampilan menarik untuk mengunggah video mereka di YouTube. Saat itu, tak ada satupun yang membalas. 

Perkara promosi dan pengenalan produk merupakan salah satu yang paling rumit dalam start up. Jawed ingat bagaimana dulu menawarkan penulis media Wired untuk mengulas situs mereka tapi tak ada jawaban. Namun, hari ini nyaris susah mencari artikel di Wired yang tak menyebut nama YouTube. Baru pada Juni 2005 saat YouTube memperkenalkan fitur related video, email tentang video-video rekomendasi, interaksi dengan media sosial lain serta kolom komen, YouTube akhirnya meraih gerbang popularitas. 

Setelah mendirikan YouTube, Jawed lantas melanjutkan kuliahnya ke Stanford University. Ia tidak memiliki banyak saham meski masih bertanggung jawab sebagai penasihat YouTube. Saat Google membeli YouTube pada 2006 dengan nilai $1,65 miliar, Jawed memperoleh $64 juta. Jawed juga pernah bekerja paruh waktu di The National Center for Supercomputing Applications, lembaga yang fokus pada pengembangan kualitas teknologi komputer di AS. Kerja lain Jawed adalah membangun sistem keamanan yang dibangun Paypal. Seperti sistem antipenipuan yang dimiliki PayPal merupakan sistem yang dikembangkan oleh Jawed. Jawed juga mendirikan lembaga Youniversity Ventures untuk membantu anak muda yang gagal kuliah atau sedang kuliah mewujudkan start up mereka. 

YouTube yang Mengubah Peradaban 

Daus Gonia, cofounder dari sebuah perusahaan yang fokus pada industri kreatif dan pemanfaatan teknologi informasi di Bandung, menjelaskan YouTube punya potensi yang luas bagi peradaban modern. Ia menyebut kebebasan berekspresi dan dokumentasi tentang peradaban adalah salah satu sumbangan penting YouTube. 

“Dengan adanya YouTube, semua individu bisa bebas menyatakan pendapatnya atau bahkan karyanya, YouTube bisa jadi ajang sharing informasi dan ekspresi diri,” katanya. 

Pandangan Daus ini selaras dengan pernyataan Jawed saat ia memberikan ceramah di University of Illinois, Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Ia menjelaskan bahwa kehadiran YouTube merupakan respons dari ide tentang clip culture, dengan adanya teknologi kamera perekam, orang bisa dengan mudah menyebarkan dan membagikan video. 
Jawed Karim on Youtube

Daus mengatakan saat ini YouTube sangat penting untuk berbagai alasan. Selain sebagai hiburan, YouTube banyak dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan berbagi ilmu pengetahuan. 

”Di YouTube saya bisa tahu dari mulai bagaimana cara membuat roket sampai cara memasak mi instan. Dan hal itu menjadi salah satu dasar-dasar inspirasi saya dalam bekerja dan berkarya,” katanya. 

YouTube juga dikenal sebagai salah satu forum untuk ruang komunikasi publik, ini yang membuat Jawed sangat marah saat Google mewajibkan pengguna YouTube untuk memiliki akun Google+. Sebelum era YouTube akses informasi masih terbatas pada teks dan gambar, untuk membuka video jelas memakan banyak kuota dan kadang terkendala jaringan. Daus menyebut masyarakat di Indonesia hanya bisa menikmati layanan video dari televisi saja. 

“Kita nggak punya kontrol atas informasi apa yang ingin kita pe
roleh, dengan adanya YouTube kita bisa kontrol informasi apa yang kita mau. Dan sebelum ada YouTube, informasi yang beredar di internet hanya berupa teks dan gambar, kebenarannya sendiri bisa diragukan. Dengan video mungkin informasi yang didapat tidak terpotong dan menyeluruh,” jelas Daus.

Itulah sekelumit kisah tentang sosok muslim di balik berdirinya platform Youtube, yang semoga bisa menginspirasi kita semua untuk berkarya dan terus berusaha keras dalam meraih mimpi-mimpi yang positif.

Penyunting : Admin PJ

Inilah Sejarah Berdirinya Situs Berbagi Video Youtube yang Wajib Kita Tahu | Pegawai Jalanan

youtube.com
Seperti yang kita ketahui youtube adalah situs web yang berisi video-video dalam arti lain tempat berbagi video. Mungkin diantara kalian ada yang hanya pengguna saja dan tidak tahu sejarah dari youtube itu sendiri! Nah dalam artikel kali ini kami akan membahas tentang Sejarah Berdirinya Youtube. 
Youtube berdiri pada tahun 2005 tepatnya pada tanggal 14 Februari 2005. yang didirikan oleh tiga orang mantan pegawai PayPal yang bernama Steve Chen, Chad Hurley dan Jawed Karim. Awalnya youtube adalah sebuah situs web independen yang dipegang oleh ketiga orang tadi sebelum akhirnya pada tahun 2006 situs youtube ini di beli secara resmi oleh google. 
Youtube sendiri membebaskan bagi orang yang menggunakannya untuk mengupload video apa saja yang mereka miliki, seperti video klip, dokumentasi, musik dan juga yang lainnya, dengan bantuan HTML5 dan Adobe Flas Video yang digunakan. Dalam kenyataan ternyata pengguna situs ini bukan hanya masyarakat kalangan menengah kebawah melainkan juga media yang korporat seperti CBS, BBC, HULU, VEVO dan masih banyak organisasi lain yang ikut mengupload video miliknya ke youtube.

Awal Perjalanan Youtube

kiri ke kanan Steve Chen, Chand Hurley, dan Jawed Karim

Seperti yang sudah aku jelaskan di atas bahwa pendiri youtube adalah tiga orang mantan karyawan PayPal. Steve Chen dan Karim pernah menekuni studi mereka di bidang sains computer yang ada di University Of Illinois sedangkan Chand Hurley melakoni studinya di bidang desain yang ada di Indiana Uneversitas Of Pennsyvania. Tempat pertama yang mereka pakai untuk bekerjasama yaitu di atas sebuah Pizzeria dan Restoran Jepang yang ada di daerah California.

Youtube menggunakan sebuah domain (.com) sehingga menjadi youtube.com yang aktif mulai tanggl 14 februari 2005 silam. Youtube berkembang sangat pesat walau baru beberapa bulan saja, dan sebenarnya berdirinya youtube ini dibantu oleh para angel insvestor seperti Sequoia Capital yang telah menginvestasikan uangnya sebesar 3,5 juta dollar US. Seorang mantan CEO PayPal juga ikut bergabung di youtube tidak lain dia adalah Reolof Botha yang juga merupakan patner dari Sequoia di PayPal.  Adapun video pertama yang di upload oleh salah satu pendiri youtube “Jawed Karim” pada bulan april 2005 yang berjudul (Me At The Zoo) yang isi videonya menceritakan dirinya sedang ada di kebun binatang San Diego.

Ini adalah video pertama yang di posting di laman youtube dengan jusul "Me at The Zoo".


Youtube mulai memasuki babak baru pada musim panas di tahun 2006, pada tahun itu youtube telah berhasil merangsek dan masuk di peringkat 5 website terpopuler dengan statistic pengunggahan video  yang angkanya mencapai 65.000 per harinya dan mampu menjaring 20 juta pengunjung setiap bulannya, dengan rincian 44% wanita dan 56% laki-laki yang mengunjungi situ youtube tersebut (menurut Nielsen/NetRatings).Di tahun yang sama youtube juga mengubah jalur perkembangannya dengan partnership di bidang periklanan serta marketing bersama NBC.
Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa youtube telah di beli oleh google. Google telah membeli youtube dalam bentuk saham seharga 1,65 milyar US Dollar, dengan kejadian ini youtube mempunyai titik sejarah baru dalam perkembangannya. Adapun perjanjian antara pihak youtube dengan pihak google diantaranya youtube tetap ingin melanjukan kegiatannya secara independen yang akhirnya disetujui oleh google dan menjadi akuisisi Google yang terbesar kedua. Masih ditahun 2006 youtube mendapatkan kesempatan untuk menjadi Person Of The Year dari majalah Time serta dinobatkan sebagai produk terbaik nomer 9 dari 10 produk terbaik  oleh majalah PC World Youtube..

Youtube Semakin Berkembang Terus

Dengan pencapaian yang diraih youtube pada tahun 2006 tidak membuat youtube merasa puas, terbukti pada awal tahun 2007 youtube mulai memberikan youtube awards yang merupakan penghargaan kepada video youtube terbaik tahunan yang dinilai lewat vote pengguna. Selanjutnya youtube juga bekerjasama dengan CNN untuk bisa menayangkan debat presidensial di Amerika antara Republik dan Demokrat tepatnya pada tanggal 23 juli dan 28 november 2007. Masih di tahun 2007 youtube juga bekerja sama dengan MGM (Lions Gate Entertaiment) dan CBS yang telah diberikan kebebasan untuk mengupload full legth film ekslusif bioskop ataupun efisode dari sebuah serial tv. Yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Hulu yang sudah terlebih dahulu menayangkan bahan-bahan tontonan dari FOX, NBC serta Disney.
ilusterasi
Youtube tidak pernah berhenti untuk mengembangkan dan melebarkan sayapnya. Tepatnya pada bulan maret 2010 melakukan atau memulai streaming untuk beberapa konten eksklusif yang waktu itu hanya bisa di nikmati oleh masyarakat Amerika.
Selanjutnya pada tanggal 31 maret 2012 youtube telah di rilis ulang  menggunakan desain baru yang dibuat untuk simplifikasi antarmuka serta meningkatkan jumlah waktu digunakan oleh pengguna di youtube itu sendiri. Kabar yang menakjubkan bahwa youtube telah mampu menyajikan  4 triliun video perharinya bahkan bisa lebih data ini diambil pada tahun 2012, yang sebelumnya telah dilaporkan mencapai 2 sampai 3 triliun per harinya, sungguh pergerakan yang sangat cepat.
Penyunting : Admin PJ



Inilah 2 Kekuatan yang Bisa Mengalahkan Invasi Mongol Bangsa Penakluk Yang Kejam | Pegawai Jalanan

Kekaisaran Mongolia adalah kekaisaran terbesar dan terkuat di dunia pada masanya, tahun 1206–1368 M. Mongolia bahkan tercatat sebagai kekaisaran terbesar kedua dalam sejarah dunia, menguasai kurang lebih 33 juta km² di masa keemasannya. Pada saat itu jumlah penduduknya mencapai di atas 100 juta orang.
Pertempuran Ain Jalut
Menurut ahli sejarah barat R.J. Rummel dalam wikipedia, diperkirakan sekitar 30 juta orang terbunuh dibawah pemerintahan Kekaisaran Mongolia dan sekitar setengah jumlah populasi Tiongkok habis dalam 50 tahun pemerintahan Mongolia.
Pasukan Mongol merupakan pasukan terkuat sepanjang sejarah, melibas berbagai bangsa dari Asia hingga Eropa. Di era keemasannya, hampir tidak ada satu pun pasukan yang mampu membendung kekuatan mereka.
Hanya ada dua kekuasaan yang pernah mampu menggagalkan penaklukan Kekaisaran Mongolia. Apa Kita Tahu, dua kekuatan dari mana yang mampu membendung pasukan Mongol tersebut?

Dinasti Mameluk (Mamulk)

Mereka berhasil mengusir dan menghancurkan tentara Mongol pada masa pemerintahan Hulagu Khan bahkan mereka terus mendesak mongol hingga keluar dari Damaskus, Syria.  Kekalahan Pasukan Mongol tersebut terjadi dalam sebuah perang terkenal yang disebut Pertempuran Ain Jalut (atau Ayn Jalut dalam bahasa Arab : عين جالوت yang artinya Mata Jalut). Peristiwa terjadi pada tanggal 3 September 1260 di Palestina antara Bani Mameluk (Mesir) yang dipimpin oleh Qutuz dan Baibars berhadapan dengan tentara Mongol pimpinan Kitbuga. 
Pasukan Islam Mameluk

Pertempuran ini termasuk salah satu pertempuran yang penting dalam sejarah penaklukan bangsa Mongol di Asia Tengah dimana mereka untuk pertama kalinya mengalami kekalahan telak dan tidak mampu membalasnya dikemudian hari seperti yang selama ini mereka lakukan jika mengalami kekalahan. Pasukan berkuda Mameluk secara signifikanberhasil mengalahkan pasukan berkuda Mongol yang belum pernah terkalahkan sebelumnya.Pertempuran tersebut terjadi di Ain Jalut pada tanggal 3 September dengan kekuatan yang hampir sama yaitu ± 20.000 tentara. 

Taktik yang dipakai oleh panglima Baibars dari Mameluk adalah dengan memancing keluar pasukan berkuda Mongol yang terkenal hebat sekaligus kejam kearah lembah sempit sehingga terjebak baru kemudian pasukan kuda mereka melakukan serangan balik dengan kekuatan penuh yang sebelumnya memang sudah bersembunyi di dekat lembah tersebut. Akhirnya taktik ini menuai sukses besar. Pihak Mongol terpaksa mundur dalam kekacauan bahkan panglima perang mereka, Kitbuqa berhasil ditangkap dan dieksekusi.

Jawa (Indonesia)

Penaklukan Kekaisaran Mongolia gagal akibat disiasati dan diusir oleh Raden Wijaya dari Kerajaan Singhasari, yang kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit yang kelak menjadi kerajaan terbesar di Asia Tenggara. Peristiwa itu berawal di akhir tahun 1292 ketika pasukan Mongol mulai dikirim untuk melakukan penaklukan ke Jawa, karena duta besar mereka dipermalukan oleh kerajaan Singhasari di bawah rajanya Kertanegara. 
Kekalahan Pasukan Mongol di Jawa

Kerajaan Singhasari yang merupakan kerajaan terkuat di Asia Tenggara saat itu menolak takluk kepada Mongol, bahkan melukai dan memotong telinga utusan Mongol. Pada tahun 1293 angkatan perang tersebut mendarat di Rembang dan mulai melaju ke arah Jawa Timur. Pada saat mereka tiba, Jawa telah dipenuhi dengan kehancuran yang diakibatkan oleh perang saudara, jauh sebelum angakatan perang Mongol tersebut tiba. Kerajaan Singhasari sendiri sudah jauh hari dihancurkan oleh Kerajaan Kediri. 

Pasukan Mongol yang tidak tahu apa yang harus mereka perbuat itu disiasati oleh Raden Wijaya, sebagai penerus Singhasari untuk membantunya berperang melawan kerajaan Kediri. Raja Jayakatwang  dari Kediri akhirnya tertangkap, dan Raden Wijaya mendirikan kerajaan yang diberi nama Majapahit. Namun ternyata diluar dugaan Pasukan Mongol, Pasukan Mongolia kemudian diserang oleh Raden Wijaya sendiri dan diusir dari Jawa. Panglima Mongol, Ike Mese, yang sudah kehilangan lebih dari 3000 tentara akhirnya memutuskan untuk pulang ke Mongolia dengan berbekal emas, budak dan hasil rampasan perang lainnya dari Kediri. Namun setelah ia kembali, Kubilai Khan menjadi marah besar setelah mendengar kegagalan ekspedisinya. Panglima tersebut diberi hukuman 16 cambukan dan setengah dari kekayaannya disita kerajaan.

Penyunting : Admin PJ
Sumber : wikipedia.com

Membuka Pintu Rezeki dengan Bersedekah | Pegawai Jalanan


Sedekah merupakan salah satu cara pembuka pintu rezeki yang terbuka luas tanpa harus berpeluh keringat. Dengan bersedekah, terbentuklah rumus memberi bukan berarti mengurangi. Namun rumus yang sesungguhnya adalah memberi sama dengan menambah rezeki. Bagaimana bisa?
Allah subhanahu wa ta’ala sudah menjanjikan bahwa setiap umatnya yang berinfaq maupun bersedekah di jalan Allah ta’ala, tak akan pernah merasa berkurang hartanya, malah Allah akan menggantinya berkali-kali lipat dari yang ia keluarkan.
Allah berfirman, “Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (Saba’/34 : 39).
Kemudian, Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammemberitahukan kepadanya, “Allah Yang Mahasuci lagi Mahatinggi berfirman, ‘Wahai anak Adam!’ berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberik rizki) kepadamu.”
Betapa besar jaminan orang yang berinfak di jalan Allah. Betapa mudah dan gampang jalan mendapatkan rizki. Seorang hamba berinfak di jalan Allah, lalu Dzat Yang di tanganNya kepemilikan segala sesuatu memberikan infak (rizki) kepada seorang hamba.
Jika seorang hamba berinfak sesuai dengan kemampuanya, maka Dzat Yang memiliki perbendaharaan langit dan bumi serta kerajaan segala sesuatu akan memberi infak (rizki) kepadanya sesuai dengan keagungan, kemuliaan dan kekuasanNya.
Tak hanya itu, selain janji Allah tentang harta yang diganti apabila diinfaqkan, di balik amalan infaq Allah pun menyisipkan banyak keutamaan di dalamnya.

Keutamaan itu antara lain, mudah masuk ke dalam surga. Firman Allah, dan bersegeralah kamu pada ampunan dari Tuhanmu dan pada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang diediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menafkahkan harta mereka baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menahan amarah mereka dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali Imran [3]: 133-134).
Disediakan Pintu Surga Khusus
Sesunguhnya begitu banyak pintu surga yang Allah bukakan berdasarkan amalan-amalan yang biasa ia upayakan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, siapa yang ahli sedekah, dia akan dipanggil (masuk surga) dari pintu sedekah. (Shahih Bukhari, 2/1798)
Bersedekah akan menghapus dosa-dosa dan terjaga dari api neraka. Dalam sebuah hadits, Nabi bersabda, “Sedekah menghapus dosa, seperti air memadamkan api.” (Tirmidzi, 2/4210).  Berinfaq juga akan menjauhkan pelakunya dari api neraka. Nabi bersabda, “Jauhilah api neraka, meskipun hanya dengan sebutir kurma.” (Shahih Bukhari, 2/1351 ‘ Muslim, 2/1016).
Sedekah Bisa Mengobati dan Melembutkan Hati yang Keras
Kata Abu Hurairah, ada seseorang yang datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeluhkan hatinya yang keras. Beliau bersabda, “Jika engkau ingin melembutkan hati engkau, maka berilah makan kepada orang miskin, dan usaplah (dengan lemah-lembut dan kasih sayang) kepada anak yatim.” (Ahmad, 2/7566). Demikianlah beberapa kemudahan yang dapat diterima bagi orang-orang yang gemar berinfaq. (muf/smn)
Penyunting : Admin PJ
Sumber : https://suaramuslim.net/membuka-pintu-rezeki-dengan-bersedekah/

Saturday, June 22, 2019

Ternyata Inilah Sisi Kejam Saladin dalam Perang Salib | Pegawai Jalanan


Saladin

“Yusuf, kemasi barangmu! Kita akan berangkat!” Saat itu Desember 1168. Lebih dari dua puluh tahun sebelum pecah Perang Salib Kedua yang akan jadi peristiwa penting Kerajaan Islam merebut Kota Yerusalem. Sosok yang diperintah adalah keponakan dari pendekar bermata satu bertubuh tambun. Panglima tua bernama Shirkuh. 

Pemuda yang sedang diperintah ini sangat berbeda dengan pamannya. Kurus, ringkih, dan usianya masih 31 tahun. Tampan, berkulit cerah, dan punya garis wajah melankolis. Namanya Yusuf bin Najmuddin. Dari Suku Kurdi. Pada hari itu ia ditugaskan Sultan Nuruddin untuk mengantar Shirkuh membawa pasukan Kerajaan Islam dari Damaskus untuk menuju Mesir guna membebaskan Mesir dari serangan orang-orang Kristen. Saat itu Yusuf begitu takut. 

“Seperti seorang pria yang diantar menuju kematiannya,” kesan Yusuf seperti yang dikisahkan Karen Amstrong dalam Holy War: The Crusades and Their Impact an Today’s World (2001: 372-410). 

Setelah memasuki Mesir beberapa bulan kemudian, sang paman mendadak meninggal dunia. Mesir sudah berhasil dikuasai kembali. Masalah kemudian muncul, siapa yang harus menggantikan sang paman? 

Banyak amir (pemimpin) yang lebih layak daripada Yusuf, tapi beberapa petinggi ingin seseorang yang loyal dengan kepribadian yang lebih bersahabat. Yusuf adalah yang termuda dan tampak tidak berpengalaman serta paling lemah di antara para amir dalam pasukan Shirkuh, ia pun dipilih untuk memimpin Mesir. 

Namun siapa sangka, sosok yang dikira lemah dan terlalu lembek ini malah menjelma jadi sosok yang kuat dan efektif dalam kampanye jihadnya merebut Yerusalem. “Ketika Tuhan memberiku negeri Mesir, aku yakin bahwa Dia juga bermaksud memberiku tanah Palestina,” kata Yusuf dalam pelantikannya sebagai Wazir (semacam gubernur) di Mesir. 

Dan pada akhirnya orang-orang akan lebih mengenal dengan nama julukannya: Shalahuddin, yang berarti “keadilan agama”. Atau pasukan salib mengenalnya dengan panggilan “Saladin”. Panglima perang paling dihormati—sekaligus ditakuti—pasukan salib. 

Shalahuddin tidak mendapatkan takhtanya begitu saja. Ia lebih dulu harus bersitegang dengan Sultan Nuruddin yang memberinya perintah beserta pamannya saat ia masih muda dan begitu polos beberapa tahun sebelumnya. Beruntung, takdir seperti menunjuk Shalahuddin memimpin pasukan muslim dalam kampanye jihadnya. Di tengah Sultan Nuruddin bersiap memerangi “pemberontakan” Shalahuddin di Mesir, pada 15 Mei 1174 Sang Sultan meninggal dunia. Membuat kursi “khalifah” kosong begitu saja. Reputasi Shalahuddin sebagai sosok yang sangat religius memudahkan para fanatik balik menaruh dukungan kepadanya. Provinsi-provinsi Islam yang tersebar dan tercerai berai bersatu di bawahnya. Pada akhirnya pasca 1181, untuk pertama kalinya—dan satu-satunya—dalam sejarah Islam, berdiri kerajaan-muslim yang begitu besar dan bersatu dalam satu panji. Dan di saat bersamaan, nama Yusuf tenggelam ditelan kebesaran nama julukannya sendiri: Shalahuddin Al-Ayyubi. 

Kekejaman Shalahuddin 

Dalam salah satu pertempuran paling dahsyat dalam Perang Salib jilid kedua, ada kisah yang terus menjadi gambaran pasukan salib betapa mengerikannya pasukan Shalahuddin di tanah Palestina. Pertempuran yang terjadi di Bukit Hattin, orang-orang Eropa menyebutnya “Battle of Hattin”. Pertempuran yang juga dikisahkan—sedikitnya—oleh Ridley Scott dalam film Kingdom of Heaven (2005). 
Perang Hattin

Pertempuran yang bahkan jauh lebih dahsyat dari upaya perebutan Kota Yerusalem sendiri beberapa bulan kemudian. Pasukan Salib saat itu dipimpin oleh Guy de Lusignan. Seorang fanatik yang menjadi Raja Yerusalem setelah kematian anak Sibylla, Raja Baldwin V yang menggantikan pamannya, Raja “Lepra” Baldwin IV yang dikenal sangat bijaksana. Guy sangat berambisi menghabisi “pasukan kafir” dan yakin bahwa serbuannya ke Tiberias (tempat mukim pasukan Shalahuddin) adalah takdir Tuhan. Pertempuran Hattin juga sempat mengubah persepsi mengenai Shalahuddin yang dikenal welas asih pada musuhnya. Imaduddin al-Ishfakhani, sekretaris Shalahuddin membeberkan kesaksiannya, “Pada hari itu aku menyaksikan bagaimana Shalahuddin membunuh kaum tak beriman untuk memberi napas bagi Islam dan menghancurkan politeisme untuk membangun monoteisme.”

Adalah Reynauld of Chattilon, tangan kanan Guy Sang Raja Yerusalem, yang membuat Shalahuddin berubah jadi sosok kejam. Empat tahun sebelumnya, Reynauld membunuh adik perempuan Shalahuddin saat gencatan senjata masih terjalin antara pasukan salib dengan pasukan muslim. Memperkosa dan membantai seluruh kafilah muslim yang melewati tanah Palestina. Mengeksekusi dan menjarah wilayah-wilayah muslim. 

Ketika seorang muslim mengingatkan akan gencatan senjata yang masih berlaku, Reynauld malah menghardik, “Biar Muhammad-kalian datang dan menolong kalian!” Seolah belum cukup memprovokasi Shalahuddin, Reynauld juga memiliki rencana akan menyerang kota suci umat muslim: Mekkah. Rencana yang kelewatan ini justru memberi kekuatan berlipat di pihak pasukan muslim. Semua kabilah-kabilah kemudian bersatu di bawah panji Shalahuddin dan menghilangkan perselisihan masing-masing. Shalahuddin pun bersumpah, “Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri.” 

Maka terjadilah pertempuran terbesar dalam sejarah Perang Salib Jilid Kedua yang begitu kejam dan menentukan. Kekalahan Kaum Fanatik Sekalipun kampanye jihad merupakan cara yang membuat seluruh pasukan muslim bersatu, di pihak lawan kampanye yang sama malah dijalankan dengan cara yang jauh lebih banal. Mematikan akal sehat dan seolah-olah mempercayai bahwa Tuhan akan membantu Pasukan Salib dengan mukjizat. Salah satu tanda-tanda itu datang ketika Guy menyetujui usulan Reynauld untuk mendatangi langsung pasukan Shalahuddin di Tiberias. 
Perang Hittin

Para kaum fanatik buta ini mengabaikan penalaran militer. Memburu pasukan Shaluhddin di tempat terbuka dan bukannya menunggu di balik tembok kastil Kota Yerusalem. Bersama 20 ribu pasukannya, Guy dan Raunauld menyeberangi lembah-lembah Galilea dalam musim panas yang terik. Terbebani dengan baju zirah mereka yang berat. Shalahuddin—walaupun seseorang yang sangat religius—adalah panglima militer dengan kecerdasan strategi luar biasa. Ia tahu bahwa akses air adalah penentu jalannya pertempuran kali ini. Shalahuddin membendung persediaan air dan mengeringkan banyak mata air. Memerintahkan pasukan pemanah grup kecil untuk mengincar tentara musuh yang terpisah dari rombongan. 

Para pasukan salib setengah gila karena kehausan. Pada akhirnya mereka sampai ke Laut Galilea dalam keadaan kelelahan dan baru menyadari bahwa satu-satunya sumber air adalah tempat di mana perkemahan pasukan Shalahuddin berada. Sekalipun tanpa taktik semacam ini, Shalahuddin sebenarnya tetap bisa memenangi pertempuran--pasukan muslim 10 ribu lebih banyak, tapi Shalahuddin tahu, di belakang Guy dan Reynauld, ada Kota Yerusalem yang mesti direbut. Dalam rencana Shalahuddin, akan sia-sia jika kemenangan di Bukit Hattin tidak berlanjut ke kemenangan berikutnya. 

Dalam kondisi lelah dan dehidrasi yang luar biasa, pasukan salib beristirahat di Bukit Hattin. Sorak-sorai pasukan Shalahuddin sudah terdengar dari kejauhan. Menunjukkan betapa siap pasukan Shalahuddin menyambut kemenangan yang bertepatan pada tanggal 26/27 Ramadhan. Hari suci umat muslim yang pada akhirnya diperingati oleh Shalahuddin sebagai malam “nuzulul Quran”--hari pertama kalinya ayat Alquran turun ke dunia. 

Pada akhirnya saat fajar 4 Juli 1187, berangkatlah pasukan Shalahuddin menyerbu Bukit Hattin tempat pasukan salib berkemah. Mengalahkan begitu telak dan hanya menyisakan sedikit dari mereka. Beberapa baron dan ksatria memang ada yang lolos dari kepungan pasukan Shalahuddin. Beberapa di antaranya adalah Balian de Ibelin, sosok yang akan memimpin milisi dan tentara rakyat Yerusalem mempertahankan kota dari pasukan Shalahuddin beberapa bulan kemudian. 

Setelah pertempuran usai, Shalahuddin membawa dua tawanan yang paling berharga ke dalam tendanya. Raja Guy dan Reynauld. Dua pria yang sangat kelelahan sekaligus kehausan. Shalahuddin memberi Guy sebuah air es yang menyegarkan. Guy meminumnya, kemudian memberikan kepada Reynauld. Sudah dalam tradisi Arab bahwa seorang tuan rumah tidak boleh membunuh lelaki yang ia beri makan dan minum. 
Eksekusi Raynauld

Ketika Reynauld minum dengan begitu entengnya tanpa perintah tuan rumah, Shalahuddin bertanya, “Siapa yang mengizinkanmu minum?” Reynauld cuma bergeming. Shalahuddin pun melanjutkan kalimatnya, “Karena itu aku tidak diharuskan menunjukkan belas kasihan kepadamu.” Seketika kalimat itu usai, Shalahuddin langsung mencabut pedang dari sabuknya dan memenggal kepala Reynauld di hadapan Guy yang ketakutan dan yakin bahwa gilirannya akan tiba. Melihat Guy yang ketakutan Shalahuddin kemudian berkata, “Raja tidak membunuh Raja. Mengapa kamu tidak mendekati seorang raja agung untuk belajar dari keteladanannya?” Raja agung yang dimaksud adalah Raja Baldwin IV, raja yang menderita penyakit lepra sampai akhirnya meninggal dunia. Meninggalkan Kerajaan Kristen Yerusalem dalam genggaman Raja Guy sang fanatik buta dan membuat Kerajaan Islam akhirnya mampu menguasainya.

Jadi itulah kekejaman yang ada pada sisi Saladin, walaupun memang pantas dan wajar dia melakukan eksekusi itu karena Reynauld telah membunuh adik dan kafilah Islam saat dalam gencatan senjata dan memang dia tidak punya etika. Dari kisah ini tetap saja Saladin adalah pribadi yang patut di teladani.  Semoga Informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Penyunting : Admin PJ
Sumber : https://tirto.id/sisi-kejam-saladin-dalam-perang-salib-coE9


Ketika Seorang Paranoid Memimpin Negara Terbesar di Dunia | Pegawai Jalanan



Joseph Stalin

Josef Stalin seringkali dianggap dengan manifestasi dari segala hal yang buruk. Sosok yang kejam, gila kekuasaan, maniak, tidak berperikemanusiaan, dan semacamnya. Tapi siapakah sosok Stalin sebenarnya? Apa yang menjadi tujuannya? Bagaimana orang seperti dia bisa menjadi pemimpin tertinggi Uni Soviet yang merupakan negara terbesar di masanya? Apa saja sih serpak terjangnya sehingga banyak orang berkesimpulan bahwa Stalin adalah sosok yang kejam? Lantas apa yang dilakukan Stalin sehingga bisa mempertahankan kekuasaannya di Uni Soviet sampai begitu lama?Masa kecil-remaja: Tumbuh dengan rasa takut dan benci pada otoritas (1878-1899) 
Stalin lahir di kota Gori, Georgia pada 18 Desember 1878 (6 Desember menurut kalender Julian) dengan nama Iosif Vissarionovich Jugashvili. Kota Gori adalah sebuah daerah terpencil yang sangaat jauuuh dari pusat kekaisaran Rusia di Moscow (waktu itu belum jadi Uni Soviet, masih kekaisaran Rusia).
Kondisi latar belakang keluarga Stalin kecil sangat jauh dari kata harmonis. Ayahnya adalah seorang pemabuk yang sangat sering melakukan kekerasan fisik terhadap anak-anak dan istrinya sendiri. Penganiayaan fisik serta mental yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri terhadap dirinya dan ibunya begitu membekas secara psikologis pada diri Stalin kecil.
Tidak jauh dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolahnya Stalin juga juga turut membentuk perilakunya. Stalin yang sejak kecil masuk ke sekolah Teologi/Seminari (keagamaan) Kristen Ortodoks tumbuh dengan perasaan benci terhadap sosok otoritas sekolah yang sangat mengekang, kaku, otoritatif, super-disiplin, dan sangat keras dalam menghukum siswa.
Dengan latar belakang keluarga dan lingkungan sekolah yang seperti itu, Stalin tumbuh menjadi individu yang sangat tertutup, jarang berbicara, serta terbiasa menyembunyikan niat dan perasaannya. Banyak para ahli sejarah yang memiliki dugaan kuat bahwa pemicu setiap keputusan Stalin ketika nanti dia berkuasa hampir selalu didasari oleh perasaan ketakutan atau paranoia, yang diakibatkan oleh tekanan psikologis di masa kecil. 
Terlepas dari pribadi yang sangat tertutup, tersembunyi perasaan benci dan pemberontakan yang luar biasa terhadap sosok otoritas, baik terhadap sosok ayahnya sendiri, maupun para tetua agama di sekolah Teologinya. Rasa pemberontakan itu juga yang memicu Stalin muda untuk secara diam-diam membaca buku-buku dan artikel yang dilarang oleh pihak sekolah pada masa kekaisaran Rusia, yaitu buku-buku berhaluan kiri atau komunisme.

Stalin Saat Muda 

Singkat cerita, Stalin muda jatuh cinta terhadap gagasan komunisme yang kerap mengkritik secara tegas bahwa kelas sosial atas (kaya) selalu memeras kelas bawah (miskin), sangat sejalan dengan kebencian Iosif muda ini terhadap pihak-pihak otoritas yang selama ini mengekang dan mengatur hidupnya.
Makin lama, kecintaan Stalin terhadap gagasan komunisme tidak hanya sebatas pada buku-buku bacaan, tapi juga dia praktikkan dengan aktif terlibat dalam gerakan revolusi komunis di Rusia. Karena semakin terlihat aktif dengan komunis, Stalin dikeluarkan dari sekolah Teologi ini di bulan Mei 1899 (21 tahun). Sejak saat itu, Komunisme menjadi “agama baru” bagi Stalin.

Stalin muda berkenalan dengan Komunisme

Apa sebetulnya faham komunisme yang dilarang di Rusia tapi justru sangat menarik bagi seorang Stalin?

Komunisme adalah sebuah gerakan perjuangan sosial yang dirumuskan oleh Karl Marx & Friedrich Engels sebagai perlawanan oleh kaum pekerja terhadap kepemilikan privat atas alat-alat produksi. Adanya gerakan sosial di Eropa ini dilatarbelakangi oleh maraknya gerakan industrialisasi sejak revolusi industri di Eropa pada abad 19 yang dianggap mengarah pada “penindasan/eksploitasi” bagi kaum pekerja. Dari mulai jam kerja yang tidak manusiawi, upah yang sangat murah, tidak adanya standard keamanan kerja, serta berbagai pemerasan yang dilakukan oleh tuan tanah, rentenir, dan cukong-cukong terhadap para pekerja lapangan (buruh, nelayan, petani, dan lain-lain).

Singkat cerita, gagasan Karl Marx menawarkan solusi bagi masalah ketimpangan sosial ini. Solusinya gimana? Pemersatuan kaum buruh/pekerja untuk melakukan aksi revolusi dan mengambil alih alat-alat produksi dari para pemilik modal (kaum kapitalis) untuk mengubah negara tersebut dengan sistem ekonomi-politik yang baru bernama Sosialisme. Pada fase sosialisme, para pekerja akan mengambil alih kepemilikan alat-alat produksi yang kemudian akan digunakan oleh pemerintah (sebagai representasi dari kaum pekerja) untuk memenuhi kebutuhan sosial masyarakat secara merata.

Ketika sebuah negara menganut sosialisme versi Marx, maka pemerintah akan mengambil alih segala bentuk perputaran ekonomi. Tidak ada lagi yang namanya kapitalisme, tidak ada pemilik modal, tidak ada pemilik alat produksi, tidak ada kepemilikan pribadi, tidak ada tuan tanah, tidak ada pengusaha, tidak ada perdagangan, tidak ada pasar. Segala bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat merupakan tanggung jawab tunggal dari pemerintah pusat.

Namun sebetulnya, kondisi negara sosialis ini belum mencapai tahap akhir yang ideal dalam gagasan Marx. Terus tahap akhirnya gimana? Menurut Marx, setelah sebuah negara menjadi sosialis, nanti lama-kelamaan konsep negara itu sendiri tidak lagi dibutuhkan. Fase sosialisme akan berubah menjadi fase komunisme dimana akan terbentuk suatu masyarakat ideal (komunal) yang setara, tidak ada lagi kelas sosial, tidak ada lagi kepemilikan pribadi, tidak ada sektor swasta, tidak ada negara, tidak ada konsep uang, tidak ada pasar, tidak ada perdagangan. Semua orang akan mengerjakan apa yang mereka inginkan, serta saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.


Vladimir Lenin 

Itulah gagasan yang menarik perhatian Stalin pada masa remaja. Di Kekaisaran Rusia sendiri, sebetulnya gerakan komunis terpecah menjadi beberapa kubu, namun ada seorang tokoh komunis yang akhirnya menarik perhatian Stalin, yaitu Vladimir Lenin. Yang membuat heran kenapa Iosef mengagumi Lenin, pada era itu Lenin memang dikenal sebagai sosok yang sangat cerdas, karismatik, berpengetahuan luas, jago debat, dan sangat vokal dalam perjuangannya untuk merebut hak-hak kaum pekerja dan mendirikan negara sosialis. Terbius dengan karisma seorang Lenin, akhirnya Stalin menjadi salah seorang pengikut Lenin yang paling setia dalam memperjuangkan revolusi.Stalin dalam perjuangan revolusi mendirikan Negara Uni Soviet (1899-1917)

Stalin muda yang kini menjadi pengikut setia Lenin memiliki satu fokus tujuan yang jelas: Persatuan kaum pekerja dan melakukan revolusi (pemberontakan) terhadap Kerajaan Rusia, untuk kemudian mendirikan negara berbasis sosialisme Marx dengan nama Uni Soviet.

Dalam gerakan revolusi ini, Stalin muda lebih banyak berperan di lapangan, khususnya dalam penggalangan simpatisan. Sementara Lenin, Trotsky, dan kawan-kawan yang berlatar belakang akademis lebih banyak berjuang di belakang meja. Bagi Stalin muda yang jago dalam urusan lapangan, segala hal perlu dilakukan untuk mewujudkan revolusi, termasuk merampok bank dan kantor pos di daerah Kaukasus untuk menggalang dana.


Dari Kiri Stalin, Lenin, dan Trotsky 

Dalam menarik simpatisan, Stalin memanfaatkan sentimen SARA di berbagai daerah, salah satunya di Kota Baku yang kebanyakan dari suku Azerbaijan yang Muslim untuk melakukan revolusi terhadap “kaum pribumi Rusia” yang beragama Kristen Orthodox. Pada tahun 1907, Stalin berhasil menguasai serikat buruh di Kota Baku sebagai pimpinan partai Komunis Baku, untuk mengirimkan orang-orang berhaluan komunis untuk menjadi anggota Legislatif (DPR-nya Rusia) ke Kota Duma.

Di sisi lain, Stalin juga banyak menulis artikel tentang gagasan revolusi dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dibaca oleh kalangan rakyat jelata non-intelektual. Pengaruh Stalin sangat kuat di kalangan rakyat jelata hingga pada tahun 1912, Lenin mengangkat Stalin menjadi anggota “Komisi Empat” yang mengepalai partai Komunis Uni Soviet. Ini merupakan langkah besar bagi Stalin yang tadinya hanya pejuang lapangan, kini bisa disejajarkan dengan Trotsky, Kornilov, dan Zinoviev sebagai orang-orang kepercayaan Lenin yang paling dekat. Dalam perannya sebagai anggota komisi, Stalin mendirikan koran resmi partai komunis “Pravda” (Kebenaran) yang membuat pengaruhnya semakin besar.
Singkat cerita, Perang Dunia 1 meletus di Eropa tahun 1914 dan secara signifikan membuat Kerajaan Rusia menjadi begitu ringkih dan rentan untuk dikudeta. Dalam kondisi tersebut, terjadi dua kali revolusi di Rusia pada tahun 1917, pertama kali pada bulan Februari oleh para tokoh pro-demokrasi, yang kemudian direvolusi kembali pada bulan Oktober 1917 oleh Lenin, Trotsky, Stalin, dan kawan-kawan dan sekaligus secara resmi mendirikan negara sosialis-komunis pertama di dunia: Uni Soviet.

Akhirnya setelah perjuangan panjang, impian Lenin, Trotsky, Stalin, dan kawan-kawan terealisasi! Praktis Lenin menjadi pemimpin tertinggi Uni Soviet, kemudian Trotsky sebagai tangan kanan Lenin ditugaskan sebagai menteri pertahanan (menhankam) dan Stalin sebagai sekjen partai komunis (ketua pengurus partai).

Revolusi telah berhasil, jabatan sudah mantap. Namun apakah mimpi negara sosialis yang ideal yang makmur dan sejahtera itu terjadi? Apakah negara impian dimana segala bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat merupakan tanggung jawab tunggal dari pemerintah pusat bisa dilakukan secara efektif? Apakah kondisi dimana tidak ada pemilik modal, tidak ada kepemilikan pribadi, tidak ada perdagangan, tidak ada pasar, menjadi format yang ideal untuk memberikan kesejahteraan yang merata? Ternyata kenyataannya tidak semudah itu.

Peran awal Stalin dalam “membangun” Uni Soviet (1918-1924)

Tentu tidak mudah untuk mem-format ulang dasar prinsip ekonomi sebuah negara, apalagi negara dengan area geografis yang super luas seperti Uni Soviet. Perubahan sistem ekonomi yang tadinya berdasarkan perdagangan antar masyarakat (kapitalis), kini harus menerima kenyataan bahwa tidak ada lagi kepemilikan pribadi, semua alat produksi milik negara, dan semua perputaran ekonomi kini diatur oleh negara. Pastinya tidak semua rakyat Uni Soviet bisa menerima kenyataan ini dengan begitu cepat. Nyatanya, masih ada banyak pihak internal dalam pemerintahan Uni Soviet maupun rakyat jelata yang ogah-ogahan terhadap gagasan sosialis-komunis yang diusung oleh negara baru mereka ini.
Pada masa transisi inilah, Lenin melihat banyak “sisi lain” dari seorang Stalin. Salah satu contohnya pada Juni 1918, dimana Stalin ditugaskan ke Kota Tsaritsyn untuk memastikan pasokan makanan dan minyak ke 2 kota terbesar Rusia: Leningrad dan Moskow. Itu artinya, Stalin harus menegaskan kebijakan pemerintah terhadap masyarakat Kota Tsaritsyn, bahwa makanan dan minyak yang ada di kota itu bukan lagi milik mereka tapi milik negara, dan dalam waktu dekat harus dikirim ke Leningrad & Moscow. Cuma 24 jam setelah dia tiba, dia langsung melaporkan.
“Masalah selesai, harga sudah saya tetapkan, makanan untuk penduduk lokal sudah saya jatahi!” – StalinStalin sangat hebat dalam waktu 24 jam bisa meyakinkan masyarakat bahwa pasokan makanan dan minyak itu milik negara & harus segera dikirim ke kota lain. Nyatanya di kota Tsaritsyn inilah Stalin memahami bahwa kematian adalah cara tercepat menyelesaikan masalah. Ada ketakutan/paranoid dalam diri Stalin jika tidak sanggup melaksanakan perintah ini. Maka dari itu, semua yang tidak setuju, protes, atau dianggap mengganggu pasokan makanan & minyak langsung dieksekusi di tempat oleh tentara Soviet.

Di kota ini juga Stalin mulai berkonflik dengan Trotsky, yang saat itu berstatus sebagai menhankam. Stalin nggak setuju dengan kebijakan Trotsky menggunakan mantan perwira kekaisaran Rusia untuk memimpin Tentara Merah (Tentara Uni Soviet). Stalin juga menuntut untuk mendapatkan kekuasaan istimewa untuk mengatur semua tentara di wilayahnya, yang berarti melangkahi status Trotsky sebagai menhankam. Perpecahan dalam kubu militer pun terjadi, dan tidak sedikit anggota militer yang tidak mau mematuhi Trotsky yang notabene adalah pemimpin tertinggi militer.

Stalin dalam kekuasaan awalnya selalu melihat masalah dalam sudut pandang paranoid, selalu curiga, menganggap segala bentuk protes adalah pengkhianatan. Puncaknya ketika Stalin dalam kekuasaan militer “istimewanya” secara brutal menahan tentara suruhan Trotsky yang datang dari pusat, kemudian menenggelamkan mereka sampai mati di sungai. Konflik antara kedua tokoh revolusi ini kian memanas hingga masalah di antara keduanya baru “selesai” ketika Lenin turun tangan untuk mendamaikan mereka.

Di tahun 1920, Stalin juga berulah kembali ketika tentara Polandia menyerbu wilayah Rusia. Pasukan Rusia di bawah pimpinan letnan muda bernama Mikhail Tukhacevsky, berhasil mengimbangi serangan tersebut. Stalin ditugaskan untuk mengirim pasukan untuk melindungi sayap kiri pasukan Tukhachevsky. Namun entah mengapa Stalin ogah-ogahan mengirim pasukan pembantu, yang akhirnya berujung pada kekalahan pasukan Tukhachevsky. Akhirnya Stalin dipanggil pulang ke Moskow dan tidak diberikan jabatan yg berhubungan dengan perang melawan Polandia lagi. Stalin memang terlalu penting karena punya pengaruh besar di lapangan, sehingga Lenin tidak secara langsung menghukumnya, namun secara perlahan Lenin mencatat semua kebrutalan dan pembangkangan Stalin di dalam pikirannya.

Di masa-masa akhir hidupnya, Lenin semakin merasa cara kerja Stalin di lapangan terlalu brutal dan berbahaya. Sementara Lenin jauh lebih menyukai Trotsky yang bijak, rasional, cerdas, dan visioner. Dalam kondisi sakit, Lenin sempat menulis surat wasiat pada akhir tahun 1922 yang dia serahkan pada istrinya (Krupskaya). Lenin berpesan agar surat wasiatnya itu dibacakan secara terbuka di hadapan banyak orang, bukan secara tertutup. Apa isi surat wasiat itu? Secara garis besar adalah kritik Lenin terhadap anak buahnya, khususnya terhadap Stalin – yang artinya surat wasiat itu adalah kunci untuk memecat Stalin dari kekuasaannya. Tidak lama setelah surat wasiat itu ditulis, Lenin kena stroke (Maret 1923), lalu meninggal setelah serangan stroke berikutnya (Januari 1924).

Ketika Lenin akhirnya meninggal (Senin 21 Januari 1924), Stalin sumringah. Selama ini, hal yang paling dia takutkan adalah Lenin kembali sehat dan menjatuhkannya. Kini ancaman itu lenyap seketika. Trotsky waktu itu sedang kurang sehat, dan berada di daerah Georgia sangat terkejut mendengar kabar duka ini. Stalin kurang lebih bilang begini:

“Hei Trotsky, kamu tidak usah repot-repot pulang, pemakamannya kan hari Sabtu, kamu gatidak akan keburu pulang ke Moskow. Mendingan kamu fokus memulihkan kesehatan dulu di sana.”

Stalin berbohong. Pemakamannya itu hari Minggu. Trotsky yang saat itu sangat berduka, bahkan tak bisa menulis pernyataan lagi untuk dibacakan di upacara pemakaman. Padahal, kalau saja waktu itu Trotsky ngotot ke Moskow & membacakan eulogi, dia akan disambut sebagai sang putra mahkota Lenin! Namun, Trotsky yang berduka memilih untuk mengurung diri. Sementara itu, Stalin malah “mencuri panggung utama”, di tengah-tengah pemakaman Lenin yang dramatis, Stalin berpidato dengan menjunjung Lenin setinggi langit sebagai Bapak Bangsa, sekaligus secara tidak langsung mendeklarasikan bahwa dirinyalah orang yang paling mampu menginterpretasikan cita-cita Lenin bagi Negara Uni Soviet.


Mayat Vladimir Lenin 

Setelah berhasil “mencuri panggung” di pemakaman Lenin, kini Stalin tinggal khawatir tentang surat wasiat Lenin. Adanya surat wasiat itu tentu amat membahayakan Stalin. Maka dari itu, pada 22 Mei 1924, sesaat sebelum Kongres Partai Komunis ke-13, Krupskaya (istri Lenin) yang memegang surat wasiat, dipertemukan dengan para elit partai komunis. Tentu saja Krupskaya awalnya ngotot untuk membacakan testamen Lenin dalam kongres partai. Namun dalam pertemuan tertutup ini, Zinoviev dan Kamenev membela Stalin mati-matian, bahwa Stalin adalah pengikut Lenin yang paling setia, bahwa Stalin sangat berjasa bagi Soviet, bahwa ketakutan Lenin terhadap Stalin ternyata tidak beralasan, dan sebagainya.

Akhirnya, Krupskaya pun menyerah, surat wasiat itu tidak dibacakan secara terbuka dan tidak menjadi dasar pengambilan keputusan apapun. Tak ada yang menyadari bahwa ini adalah saat terbaik untuk menyingkirkan Stalin, bahwa mendepak Stalin dari kekuasaan di masa depan akan semakin sulit!

Gaya Berpolitik Stalin: Diam-diam menghanyutkan

Setelah mengamankan posisinya sebagai sekjen, Stalin semakin berambisi untuk menegaskan dirinya sebagai pengganti Lenin untuk memimpin Soviet. Diapun makin gencar menjatuhkan pesaing utamanya, Trotsky. Salah satu jurus politik andalan Stalin adalah melabelkan lawan politiknya sebagai dalang dari “faksionalisme” atau “pemecah persatuan”. Semua orang yang bertentangan dengan Stalin (sasaran utama: Trotsky) dicap berusaha membangun faksi sendiri di dalam Partai Komunis, berusaha merusak persatuan-kesatuan partai.

Dari perspektif itu, setiap perdebatan dan protes, akan dicap “merusak persatuan”. Sampai akhirnya Kamenev yang mulai khawatir dengan gerak-gerik Stalin, menuduh Stalin mencoba mengkonsentrasikan kekuatan, menciptakan “one-man-rule” dalam Kongres Partai Komunis ke-14 tahun 1925. Jawaban Stalin kurang lebih begini:

“Sebuah partai harus dipimpin bersama. Mustahil menciptakan kepemimpinan satu orang. Setelah Lenin wafat, ini semakin gak mungkin, bodoh memimpikan hal itu. (Tepuk tangan) Bodoh bicara tentang ini. Kerja bersama. Kepemimpinan bersama. Kesatuan di seluruh lapisan, dengan minoritas mengikuti mayoritas, itu yang kita butuhkan saat ini!”

Jelas sekali Stalin menginginkan persamaan pendapat, pembungkaman semua yang berbeda pendapat dengannya, tetapi dengan memakai kemasan “persatuan”, “kesatuan”, “mayoritas”, dan juga “Lenin”. Zinoviev, yang amat dekat dengan Kamenev, kini sadar Stalin mengincar mereka berdua sekaligus. Mereka sadar perlu secepatnya menggalang persekutuan dengan Trotsky untuk menjatuhkan Stalin.

Namun, persekutuan Trotsky dengan Zinoviev dan Kamenev sudah terlambat. Saat itu Stalin sudah mendapatkan sekutu baru: kepala koran Pravda, ekonom terkemuka Nikolai Bukharin, dan Perdana Menteri Uni Soviet waktu itu Aleksei Rykov. Trotsky-Kamenev-Zinoviev kini kalah suara di partai Komunis. Setelah Kongres ke-15 Partai Komunis (Desember 1927), ketiganya praktis tersingkir dari Partai Komunis, tanpa jabatan yang berarti.

Disinilah nampak jelas soal gaya kepemimpinan Stalin: tak seperti Hitler yang menggebu-gebu & berapi-api, Stalin itu tipe pendiam dalam rapat. Saat yang lain teriak-teriak, Stalin cuma diam dan mencatat. Dia lebih suka bicara sedikit, dan bekerja di belakang meja untuk menghasut beberapa tokoh kunci untuk mendukung dirinya. Ini balik lagi ke kondisi psikologi Stalin yang paranoid: dia tak mau orang lain tahu apa yang ada di benaknya. Dia takut salah bicara dan kata-katanya dipolitisasi untuk melawan dirinya. Tidak seperti Hitler yang bernapsu untuk menguasai parlemen dan kabinet Jerman, Stalin juga jauh lebih pasif. Dia lebih suka menunggu, membiarkan lawan-lawannya membuat blunder yang bisa dia manfaatkan. Tidak seperti Hitler yang mendeklarasikan diri sebagai juru selamat atau “The Chosen One” yang ditakdirkan untuk mengembalikan kejayaan Jerman, Stalin selalu menekankan bahwa dirinya “cuma” penerus Lenin, yang paling dekat dengan almarhum, sekaligus paling mengerti cita-cita dan gagasan Lenin yang sebenarnya.

Gaya kepemimpinan ini adalah mimpi buruk bagi semua lawan politik Stalin, tidak terlepas bagi Kamenev dan Zinoviev yang sudah tak memiliki jabatan berarti. Pada tahun 1934, ketika terjadi pembunuhan kepala partai Komunis di St. Petersburg (Sergei Kirov) yang begitu menghebohkan. Tanpa proses hukum dan bukti, tiba-tiba Kamenev & Zinoviev dituduh terlibat dalam pembunuhan Kirov. Mereka berdua ditangkap, dipenjara, dan dieksekusi.


Kamenev & Zinoviev 

Trotsky yang terus melawan Stalin, tinggal menunggu giliran saja. Trotsky yang bisa disebut sebagai salah satu Bapak Bangsa Uni Soviet (mungkin seperti Moh.Hatta bagi Indonesia) sampai harus terusir dari negaranya sendiri di tahun 1929 hingga akhirnya dibunuh oleh pembunuh suruhan Stalin (Ramon Mercader) di Mexico tahun 1940. 


Trotsky kiri dan Ramon Mercader 

Setelah Lenin wafat, Trotsky, Zinoviev, dan Kamenev tersingkir, Stalin semakin dekat untuk menjadi penguasa tunggal Uni Soviet, seorang Tsar (Kaisar)! Selanjutnya, Stalin ingin merealisasi ambisinya untuk menjadikan Uni Soviet sebagai negara yang kuat. Dalam cara pikir paranoid, mewujudkan negara yang kuat berarti mewujudkan negara yang bisa bertahan dari ancaman negara-negara lain, khususnya negara yang anti komunis seperti Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat. Maka dari itu, Stalin menciptakan “Rencana Pembangunan Lima Tahun” atau “Repelita”. Repelita terbagi menjadi 2, fase pertama fokus pada distribusi hasil pertanian berlangsung dari tahun 1929 – 1933. Sementara fase kedua fokus pada industri militer.

Stalin dalam “Pembangunan” Militer Soviet

Sebagai seorang paranoid, Stalin selalu takut pada militernya sendiri. Ingat, militer adalah organisasi resmi yg memegang senjata, artinya militerlah yang paling rentan untuk menggulingkan pemerintah! Paranoidnya Stalin ini makin bertambah karena pemimpin militer terbaik Uni Soviet saat itu adalah Mikhail Tukhachevsky, orang yang punya dendam lama dengan Stalin ketika Stalin dulu menolak pengiriman tentara bantuan kepada tentara Tukhachevsky saat perang melawan Polandia (1920).

Karena itu, Stalin selalu mengawasi militernya, mencopot para jendral yang berkualitas dan mengisi kembali dengan dengan yang setia terhadap Stalin. Hingga akhirnya hanya tinggal Tukhachevsky saja yang belum tersingkir karena memang kualitas dirinya sebagai seorang ahli strategi militer sangat baik & dibutuhkan. Sampai ada saat dimana, Jerman yang semakin takut dengan kekuatan militer Soviet di bawah ahli strategi Tukhachevsky membuat propaganda bahwa Tukhachevsky adalah mata-mata Jerman yang menyusup ke Soviet.


Mikhail Tukhachevsky 

Melihat ada propaganda dari musuh Soviet, bukannya Stalin membela jendral terbaiknya (Tukhachevsky), alih-alih Stalin malah ikut memperkuat propaganda tersebut. Stalin malah ikut-ikutan menuduh Tukhachevsky! Bahkan ada gosip kuat di kalangan ahli sejarah militer yang mencurigai bahwa Stalin sendirilah yang memberikan beberapa dokumen rahasia negara kepada pihak Jerman untuk memperkuat propaganda tersebut.

Akhirnya pada tahun 1937, Tukhachevsky ditangkap, disiksa, dipaksa meneken pengakuan, lalu dihukum mati karena “berkhianat”. Setelah Tukhachevsky, para perwira bawahannya menyusul: Marsekal Yegerov, Blyukher, dan lain-lain, semuanya ditangkap dan mengalami apa yang Tukhachevsky alami. Dalam paranoidnya terhadap militernya sendiri, Stalin membantai jendral-jendral terbaiknya sendiri yang telah begitu banyak berjasa bertahun-tahun memperkuat militer Uni Soviet.

Lebih lanjut lagi, Stalin mengangkat opsir-opsir muda yang tidak berpengalaman untuk menggantikan para jendral tersebut. Namun setiap jendral muda ini juga harus ditemani oleh seorang komisaris politik dari partai komunis yang bisa melaporkan setiap ada tindakan yang mengacu pada “pengkhianatan militer” kepada Stalin. Artinya, orang-orang yang tak mengerti militer dijadikan inspektur, pengawas para jendral muda yang tidak berpengalaman. Militer Uni Soviet berubah dari militer yang kritis, logis, rasional, menjadi militer yang ketakutan, amatir, dan cuma bisa menurut.Demikianlah sepenggal cerita sejarah tentang seorang paranoid yang memimpin sebuah negara terbesar di dunia. Sampai akhir hidupnya, Stalin dianggap bertanggung jawab atas kematian lebih dari 20 juta rakyatnya sendiri. Baik dari kebijakan kolektivisasi pangan yang menyebabkan kelaparan hebat di berbagai daerah (terutama Ukraina), korban kerja paksa di gulag, pembersihan orang-orang militernya sendiri, hingga pembunuhan para lawan politiknya. 

Kerja Paksa Gulag 


Penyunting : Admin PJ 
Sumber Kutipan :https://www.zenius.net/blog/15432/biografi-stalin