Friday, April 30, 2021

Sejarah Kapal Selam dari Masa ke Masa: Bahan Kayu Sampai Baja


INDONESIA berduka, kita semua berduka atas karamnya Kapal Selam Nanggala 402. Sebanyak 53 patriot bangsa gugur saat menjalankan tugas, mengarungi samudera guna menjaga kedaulatan negara. Mereka terkubur bersama tenggelamnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Nanggala-402. 

Kapal selam asal Jerman ini ditemukan pada kedalaman 838 meter. Kapal yang dibeli pada 1977 pada masa pemerintahan Presiden Suharto dan mulai bertugas pada tahun 1981 ini terbelah menjadi tiga bagian. Dalam artikel kali ini kami ingin mengulas sejarah Kapal Selam didunia, sebagai bahan pengetahuan tambahan untuk kita.

Perkembangan teknologi kapal selam menarik untuk disimak. Dari menggunakan tenaga manusia dan cuma bisa digunakan beberapa meter di dalam air, hingga akhirnya dapat teknologi canggih untuk digunakan ratusan meter di dalam laut untuk mengintai musuh.

Kapal selam pertama kali dibuat dari batang pohon yang dipahat dan terus berkembang pada akhirnya mengandalkan besi dan baja untuk menahan tekanan air bawah laut. Berikut perjalanan panjang teknologi kapal selam, yang dimulai pada pertengahan abad ke 17.

Berikut ini adalah beberapa kapal selam yang di buat dari bahan kayu sampai baja sesuai dengan teknologi yang dikuasai pada zamannya.

1. Drebbel: 1620-1624




Matematikawan asal Inggris, William Bourne membuat beberapa rencana paling awal yang diketahui untuk kapal selam sekitar tahun 1578, tetapi masih dalam prototipe.

Namun prototipe pertama dibangun insinyur, dan penemu berkebangsaan Belanda, pada abad ke 17 yaitu Cornelius Drebbel. Kapal itu kemudian dipekerjakan untuk kapal selam Raja Inggris James I.

Kapal Drabbel merupakan perahu dayung modifikasi yang dilapisi kulit berminyak dan diawaki tim pendayung. Sekitar tahun 1620, dia menggunakannya untuk menyelam 4 meter di bawah Sungai Thames.

Selama demonstrasi penyelaman itu membuat warga London dan disaksikan oleh Raja James tercengan melihat kapal itu menyelam.

Sayangnya, tidak ada rencana atau gambar teknik Drebbel yang bertahan hingga hari ini, jadi sejarawan hanya bisa menebak tentang bagaimana sebenarnya 'perahu selam' miliknya beroperasi.

Beberapa laporan menyatakan kapal itu tenggelam karena kumpulan kandung kemih atau tangki pemberat kayu, sementara yang lain menyarankan bahwa busur miring dan sistem pemberat digunakan untuk mendorong perahu ke bawah air saat mendayung dengan kecepatan penuh.

2. Turtle: 1775



Selama Revolusi Amerika, penemu dan lulusan Yale University AS, David Bushnell memberikan senjata kepada pemerintah dalam bentuk kapal selam eksperimental yang disebut 'Turtle'.

Kapal yang merupakan kerajinan kayu ini mengandalkan engkol tangan dan pedal kaki untuk menggerakkan kapal. Tangki air yang dioperasikan dengan pedal memungkinkannya untuk tenggelam dan muncul ke permukaan, dan pemberat timbal membuatnya tetap tegak di dalam air.

Jika dioperasikan dengan benar, Turtle bisa mendekati kapal musuh tanpa terdeteksi dan menggunakan sekrup untuk menanam ranjau yang diisi dengan 60 kilogram mesiu.

Bushnell kemudian meninggalkan proyek kapal selam setelah beberapa misi telah gagal dalam menenggelamkan kapal musuh. Tetapi penemuannya membuat Bushnell dihormati oleh sesama Patriot.

Kemudian ketika ditanya tentang Turtle, George Washington menjawab, "Saya kemudian berpikir, dan masih berpikir, bahwa itu adalah upaya jenius."

3. Nautilus: 1800



Pada saat bekerja untuk pemerintah Perancis pada tahun 1800, seorang penemu asal Amerika Robert Fulton merancang 'Nautilus', sebuah kerajinan logam yang sering disebut kapal selam modern pertama.

Kapal setinggi lebih dari 6 meter ini menampilkan beberapa inovasi revolusioner termasuk lambung berbentuk cerutu dan menara pengangkut tembaga.

Nautilus menggunakan baling-baling bertenaga empat bilah untuk bergerak di bawah air, tetapi menggunakan tiang yang dapat dilipat dan layar kipas untuk berjalan di permukaan.

Nautilus berhasil melakukan beberapa uji coba penyelaman pada awal abad ke-19, tetapi dibongkar dan dijual untuk dibuang setelah gagal menarik hati angkatan laut Perancis dan Inggris.

4. Sea Devil: 1855



Wilhelm Bauer membangun kapal selam pertamanya pada tahun 1850, meski hanya mampu menyelam 50 kaki atau 15 meter di bawah air pada saat demonstrasi.

Ia kemudian menerima dana dari pemerintah Rusia untuk pengembangan kapal baru. Setelah melakukan perjalanan ke St. Petersburg pada tahun 1855, ia membangun "Sea Devil", kapal selam setinggi 52 kaki yang mampu membawa puluhan awak.

Kapal ini memiliki beberapa terobosan teknologi termasuk beberapa tangki pemberat untuk menambah daya apung, pengunci udara dan baling-baling yang digerakkan awak kapal.

Akhirnya Bauer sukses melakukan lebih dari 130 penyelaman, sebelum akhirnya kapal tersebut hilang di laut.

Prestasi yang tidak bisa dilupakan yakni selama masa kepemimpinan Tsar Alexander II. Bauer menyelamkan kapal yang isinya empat grup band. Para saksi kemudian melaporkan bahwa mereka dapat mendengar lagu kebangsaan Rusia yang dibawakan dari bawah air.

5. CSS H.L. Hunley: 1863



CSS H.L. Hunley dibangun secara pribadi di Mobile, Alabama pada tahun 1863. Kapal itu dibuat dari katel uap yang merupakan besi daur ulang, dan berkapasitas delapan kru kapal.

Pada delapan kru itu terdiri dari satu orang nahkoda, dan tujuh orang memutar engkol tangan untuk menggerakkan baling-balingnya. Ujung kapal dilapisi dengan tiang sepanjang 5 meter yang dipasangi torpedo, yang akan meledak saat menabrak kapal musuh.

Kapal itu tenggelam pada dua kesempatan selama uji coba, menewaskan total 13 awak termasuk insinyur kelautan Horace Lawson Hunley. Dengan banyaknya korban jiwa, kapal itu dijuluki sebagai 'peti mati bergerak'.

Sumber ; https://kompas.com/

0 komentar:

Post a Comment